Friday, July 5, 2013

Curiga….. :/

Gak ada kata lain yang bisa aku ungkapkan dari sebuah kata “curiga” mungkin juga nih ya dijaman dulu banyak perang itu ada curiga yang menjadi salah satu pemicunya, yahh.. gak curiga mungkin orang tidak mereka – reka kejadian kemudian. Tapi ada dampak jelek dan dampak baik dari curiga. Mbahku pernah bilang “jangan mudah percaya dengan orang lain yang belum dikenal.” Nahh pastinya lah jika ada orang asing yang datang ke aku dan bertanya seperti wartawan sok pengen tau, aku harus curiga kan? Dan kenapa baiknya? Kamu gak bakal pernah terjerumus, bahkan gak akan pernah merasa manusia paling bodoh yang bisa terjerumus ke hal seperti itu. Tapi ada jeleknya juga sih. Semua hal menjadi sesuatu yang terlalu parno kalo terus – terusan curiga.
Kadang terlihat dari luar, sosok bernam
a “eka” yahhh kalian bisa memanggilku seperti itu, adalah seseorang yang gak peka. Dalam artian, seolah – olah aku tidak bisa memahami keadaan luar. Mungkin dalam situasi “itu bukan areaku” aku bisa terima hal itu mengarah dan menempel erat kepadaku, tapi jika itu sudah berhubungan dengan aku, masa iya sih aku gak peka?! Aku juga manusia yang berhati, walau dari luar terlihat aku garang, hatiku lembut loh.. aah.,.! narsis bentar doang.

Kembali ke tidak peka tersebut, lalu apa hubungannya curiga dengan tidak peka? Akan aku bahas tapi mungkin dibahas gak jelas, ini menurut aku aja. Kadang dalam diam, seseorang itu gak hanya ada dalam kediamannya, dia bisa berfikir, melamun, laper, atau bahkan ngantuk. Dan untuk aku sendiri, dalam diamku (kapan aku diam) banyak yang bilang aku gak bisa diam dan terlalu banyak ngomong, hahaha aku mulai ngelantur abaikan,. Kadang kediamanku itu banyak hal sih yang menjadi pikiran, bukan diriku.. tapi teman – temanku, aku kaui.. aku emang gak terlihat secara real bisa memperhatikan keadaan temankku, tapi dari mereka bicara, bertingkah laku, tersenyum, tertawa, menangis, makan, kesukaan, hobi, dan parfum. Aku bisa menghapalnya.. mungkin mereka gak tau aku bisa memperhatikan dalam kondisi aku yang gak terlihat memperhatikan. Tapi, perlukah kita membanggakan diri seolah kita itu perduli dan perhatian terhadap seseorang dan menunjukkan kepada orang lain bahwa aku perduli dengan temanku? Yang perduli dengan teman itu gak cuma kita kok, udah bukan rahasia lagi kalo dalam pertemanan itu ada kata perduli, jadi buat apa di ungkapin. Tidak peka? Diam terus menaruh curiga.. beberapa remaja mungkin pernah mengalami ini, di sampingkan dalam aspek prlikaku remaja dalam konteks jatuh cinta. Aku agak merinding kalo bahas cinta., diambil secara umumnya aja prilaku remaja, pertemanan deh yang apstinya semua remaja udah pernah mengalami hal tersebut, dan pastinya pasti semua remaja pernah mengalaminya kan? Setidaknya walau satu orang, itu bisa jadi temanmu. Tidak terbuka kepada teman, tidak menceritakan masalah hidup kepada teman dekat, bukan berarti aku tidak mempercayakan sebuah hal yang penting dalam hidupku kepada temanku. Perlu kesiapan diri juga kan? Mencurigai apakah teman kita yuang sudah mendengar segala cerita kita tersebut menjaganya dengan baik? Kita saling janji untuk tidak menceritakan kisah tersebut kepada orang lain, padahal kita gak pernah tahu bisa aja dia cerita kepada orang lain dimana orang tersebut tidak kenal kita, makanya dia bisa santai aja menceritakan rahasia indah yang terukir janji tersebut. Haha.. itu curiga, dan tidak pekanya, susah kah percaya dengan teman? Aku terlalu naïf untuk mengakui.. aku orang yang tidak peka dan selalu curiga.. itu membuat aku selalu banyak memikirkan hal. Syukurnya aku tipe manusia yang tidak terlalu larut memikirkan suatu hal, ketika tiba saatnya hal tersebut untuk dilupakan, maka tanpa aba – aba. Busshhh lupa deh aku, walau sesakit apa hal tersebut dipikirkan, dan menangis semalam hanya memikirkan hal tersebut, tapi seketika itu menjadi cerita lalu dan kadang aku malu mengingat air mataku semalam. Aneh ya, ketika tidak peka itu bersanding dengan curiga. 

Tapi nyatanya itulah aku.. Jadi inti dari curhatan malamku ini, mengapa tidak peka dan curiga itu menghinggapi sudut hatiku, aku masih gak bisa habis pikir, aku tau kok cara memberi perhatian ke teman, gak perlu disinggung. Seolah aku gak akan Tanya bagaimana kesehatan temenku ketika aku terpisah 3 tahun, lalu seenaknya dia bilang aku sudah berubah tak seperti dulu, aneh tau gak! Dulu aku anak – anak, dan dulu aku masih ingusan yang masih sisiran belah tengah memakai rok abu – abu pudar, dan tas ransel hitam. Aku bingung. Aneh kan kalo tiba – tiba aku yang sudah dikenal dari dulu sebagai sosok apa adanya aku sekarang ini mendadak “haii.. kamu lagi apa? Lama banget gak ngobrol, sekarang pacarmu siapa? Udah makan? Sehat kan? Gimana kabar ibu bapak? Mereka sehat?” mungkin aku mencontohnya terlalu lebai, tapi perlu diambil kesimpulan “eka gak mungkin seperti itu”

Aku diam bukan berarti aku gak peka kok, bisa jadi aku berpikir entah curiga atau lainnya. Mungkin aku gak peka terhadap seseorang, tapi aku bisa peka terhadap lingkungan seseorang tersebut, tau dehh… kadang serba salah, makanya sampai sekarang berteman itu cukup sewajarnya, terlalu mengikat perasaan teman menjadikan susah bergerak dan mereka gak siap menerima perubahanku ketika pertemanan itu terpisah lama oleh waktu. Aku mulai egois.. dan syukurnya aku gak suka banyak bercerita dengan seseorang tentang siapa aku dan bagaimana aku, yang dilihat tak seperti yang aslinya. Yang jelas aku lebih suka bercerita kepada sebuah pena, atau deretan kotak huruf dan angka ini.

Finally done.. I feel better..

Mungkin agak terlihat kurang masuk akal, tapi setidaknya aku bisa bercerita maksud perasaan ini apa.

Thursday, June 6, 2013

Curhat

 Ketika suatu hal membuat hati yang lemah ini bertanya, sesungguhnya hal apa yang membuat seorang manusia merasa mengapa lama sekali aku harus berusaha? Padahal aku sudah sepenuhnya berbuat dengan kesungguhan diri dan hati.
Dan terkadang ada rasa putus asa hinggap, padahal selain aku banyak orang – orang yang mengharapkan aku tetap berjuang, motivasi apa yang harus aku dapat lagi? Mereka sudah sangat cukup untuk memenuhi semua, kadang menangis pun gak akan mengobati ini semua. Padahal jika aku menyerah untuk berjuang, tangis merekalah yang lebih sakit untuk ditatap.
Aku mencapai dimana sebuah perjuangan, perjuangan sampai masa depan, mengapa aku menyerah di uji coba seeprti ini? Sedangkan setelah ini semua berakhir, ada cobaan dunia yang lebih susah.
Kedewasaan, kemandirian harus terasah dengan baik untuk menghadapi itu semua, mungkin tangan orang tuaku benar – benar akan melepas tuntunannya agar aku mampu berjalan sendiri.
Jadi mengapa aku bertanya dan terus bertanya, mengapa kadang ini terasa sulit ?
Kenapa pagar ini terasa sulit sekali dibuka? Aku bosan menatap gedung ungu itu. Aku bosan menatap parkiran penuh yang diisi kendaraan roda dua bermesin atau tak bermesin, bahkan kendaraan roda empat yang terparkir, aku pun bosa menyandang predikat mahasiswa.

Think too much

Berapa kali mulut ini berkata hal yang dianggap orang tuaku sebagai janji yang membahagiakan, sejak januari itu dan kini sudah sampai Juli, ada 3 periode yang aku lewatkan, dan aku menjanjikan lagi untuk periode ke empat ini. Sedih adalah mengecewakan mereka.

Soon.....!!
Dan kurang motivasi apa kamu eka ? semangatlah dan teruslah tetap menjalankan apa tugasmu.
Kamu memang berjuang dalam mempersiapkan alat perangmu sendirian, tapi.. kemenangan dalam pertempuran ini tak hanya kamu yang merayakan, tapi semua orang yang sayang kepadamu dan mendukungmu dengan apa yang mereka punya. Jadikanlah itu motivasimu lagi eka.

Yah…!!! Aku semangat lagi J

Orang mengenalku sebagai Eka Yuliana yang bersemangat dan ambisius.. jadi, jangan kalah dengan dirimu sendiri..! 

Monday, April 22, 2013

Aku menemukannya

SMA itu beberapa orang menganggap adalah masa paling Indah untuk remaja yang mengenal masa - masanya. tak ku pungkiri begitu juga aku, mungkin saatnya seperti mmenoleh 6 tahun kebelakakng ketika aku pertama kali masuk SMA.. itu culun, polos dan masih nakal (maklum SMP itu saya preman)

Lagi asik ngeberesin lemari tadi siang.. ehh nemu benda beginian,, ternyata terbawa sampai Jogja.

 


Ini adalah kadoku saat aku ulang tahun ke 17 yang aku dapat dari teman - temanku yang pada saat itu dipanggil Gank DOANK.. karena.. ada 4 personil diantaranya..

Desi susanti as Echy Doank
Ezha Marezha as Ezha Doank
Aku ma Ezha

Dedek dan Echy

Maaf bangettt dedekk.... Ia gak bawa foto foto dedek pas masa SMA ke sini.. ada di komputer di Liwa.. :(((

Desi susanti as Echy Doank, Ezha Marezha as Ezha Doank, Nova Melasari as Nova Doank dan aku Eka Yuliana as Ecka Doank (cukup alay)
Mereka bertiga itu teman gilaku dimana saat itu kami satu kelas di kelas XF (read : Sepuluh F) walau saat itu Ezha bukan satu kelas dengan kami melainkan bertemu dengannya ketika kelas penjurusan dan aku dengan Ezha satu bangku..
walau erpisah dengan Echy dan Dedek, dedek itu panggilan Nova.. kami tetap sering banget maen, pulang bareng naek angkot yang sama.. sedih mengenang ini :D
namanya juga masa SMA.. ada saatnya ribut dengan kakak kelas, adek kelas atau lainnya.. terbilang aku adalah anak bahkan team basket putri SMANSA dan dimasaku mungkin siapa sih yang gak kenal aku?? hahahah nyombong die.. dan aku satu grub dengan nova. sedangkan ezha adalah eskul taekwondo dan echy dia anak dance sekolah looo... hahahaha.. kece2 temen2 ku.. memang sih aku sering ngegrub mana2.. jadi gak terlalu terikat walau punya gank dimana2.. dikelas sos1 pun aku punya teman deket beri saja mereka nama Dwi Handayani as Katemi, Erni agustina as Nier, Fitri Marwanti as Priti.. hahahhaha... itulah teman - teman saya..

Depan : Dwi Handayani as Katemi
Erni Agustina *peace pose* as Nier
Belakang : Aku dan Fitri Marwanti as Priti

Itu lah SMA saya... :D


Saturday, April 20, 2013

Kepribadianku


Dulu saat kuliah semester 2 aku pernah dapet mata kuliah Interpersonal Skill.. disana ada tes kepribadian. dan sekarang aku mencoba test tersebut dan hasilnya aku dibuat bertanya "haha oh ya??"
dari beberapa pertanyaan.. aku menjawab seadanya atas diriku dan ternyata dapat ditarik kesimpulan..
Aku Koleris - sanguins..  

Untuk sifat koleris sendiri bisa di simpulkan aku seperti ini :



1. Koleris

Ciri Umum : cenderung untuk berpikiran keras dan percaya diri; mudah bosan dengan terlalu banyak hal yang bersifat detail; menyukai ide yang baru dan inovatif

Kekuatan : keinginan sangat kuat, sangat yakin pada kemampuan diri, sangat mandiri, tidak suka diperintah orang lain, suka memberikan perintah, jika menjadi pemimpin paling tidak suka orang yang plinplan, banyak bicara, tetapi tidak produktif

Kelemahan : jika kelebihan digunakan berlebihan, sering terlihat bangga dan menunjukkan kekuasaannya, terkadang kurang bijaksana, kalau sudah marah bisa sangat kasar (sarkastis), dapat menghancurkan orang lain hanya dengan kata-kata, penuh temperamen, mudah marah dan mudah memaafkan orang lain, bisa juga mudah melupakan kemarahannya.

KEKUATAN :
* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Membuat dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Tidak begitu perlu teman
* Mau memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya benar dan punya visi ke depan
* Unggul dalam keadaan darurat

KELEMAHAN:
* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer




2. Sanguins

Ciri Umum : sangat mudah bergaul, people-oriented, kurang perhatian dengan yang detail dan cepat, bosan dengan yang detail; suka bersenang-senang dan banyak bicara

Kekuatan : dapat bersahabat dengan siapa saja, sangat peduli dengan orang lain, tampak tidak memiliki beban, selalu terlihat gembira dan bahagia, sangat menyenangkan untuk dijadikan kawan

Kelemahan : sering tidak disiplin dan tidak menepati janji, rentang fokus pendek, sulit untuk mendengarkan orang lain, terlihat tidak stabil dan tidak disiplin, cenderung membesar-besarkan sesuatu, cenderung bertindak sebelum berpikir dan terkadang kurang tegas sehingga sering diperalat orang lain

KEKUATAN:
* Suka bicara
* Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif
* Antusias dan ekspresif
* Ceria dan penuh rasa ingin tahu
* Hidup di masa sekarang
* Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
* Berhati tulus dan kekanak-kanakan
* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
* Umumnya hebat di permukaan
* Mudah berteman dan menyukai orang lain
* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
* Menyenangkan dan dicemburui orang lain
* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
* Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
* Menyukai hal-hal yang spontan

KELEMAHAN:
* Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
* Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
* Susah untuk diam
* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
* Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
* RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)
* Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
* Mudah berubah-ubah
* Susah datang tepat waktu jam kantor
* Prioritas kegiatan kacau
* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
* Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
* Egoistis
* Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
* Konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”


Dan kenapa ada 2 kepribadian campuran dalam diriku?
dan dari tes memang seperti itu.. karena aku gak 100% seorang sanguins dan 100% koleris
ada beberapa penjelasan karakter yang itu adalah aku.. "bener juga yaa -_-"
kesimpulannya, seorang Koleris - Sanguin itu...

 
Artinya kedua watak itu dominan sekali dalam mempengaruhi cara kerja dan pola hubungannya dengan orang lain. Di sekitar kita banyak sekali orang-orang koleris-sanguinis ini. Ia suka mengatur orang, tetapi juga senang bicara (dan mudah juga jadi pelupa).  (pelupa -_- #banget)


Ciri-ciri Tipe Koleris-Sanguinis :

- Kombinasi tipe koleris dan sanguinis akan memunculkan sifat-sifat kepribadian ekstrover, yang cenderung menampilkan diri apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Hal ini berbeda dengan tipe koleris murni yang kadang-kadang bisa menyembunyikan penampilan ekstrovertnya di balik kuatnya keinginan untuk mencapai tujuan.

- Orang dengan tipe kombinasi kepribadian ini mempunyai antusiasme dan optimisme yang tinggi dalam bekerja dan tidak terlalu otorirer seperti halnya tipe koleris murni atau tipe kombinasi koleris-melankolis. Selain itu, mereka mampu menggunakan keunggulannya dalam bersosialisasi dengan orang lain untuk memotivasi dan memengaruhi mereka agar sejalan dengan tujuannya.

- Orang ini mempunyai energi yang sangat besar untuk memulai jerjaan baru, serta dapat menindaklanjutinya secara konsisten dan seperti bawaan sifat kolerisnya. Dia juga mampu menggunakan kekuatannya untuk mengajak orang lain bekerja sama dengannya serta menyelesaikan konflik yang ada di antara mereka.

- Selain itu, orang ini punya jiwa kepemimpinan yang simpatik dan mampu berdebat dan bernegosiasi dengan baik serta yang lebih penting lagi—mampu meyakinkan orang lain bahwa dia benar.

- Kelemahan tipe ini adalah mudah marah dan suka memaksakan kehendak kepada orang lain.

- Kemampuan melihat kebenaran dan objektivitas suatu masalah atau perangai orang lain di sekitarnya tidak sebesar tipe melankolis atau kombinasi koleris-melankolis sehingga keputusan yang diambilnya masih dipengaruhi unsur subjektivitas.

- Si koleris-sanguinis ini mudah marah, namun juga cepat memaafkan dan melupakannya. Jika dikritik orang lain, dia cenderung akan berdalih dan tetap tidak mau mengakuinya.

DAN SAYA MENGAKUI... 
BENAR ADANYA SAYA KOLERIS - SANGUINS




Saturday, April 13, 2013

1000 topeng


Aku pernah merasakan sakit, juga rasanya sama seperti yang lain rasakan..
Tapi mungkin hanya beberapa yang singgah lama,
Yang lainnya hanya sejenak diam kemudian berlalu.
Tidak sadar, mungkin itu penyebabnya.
Karena, sakit seperti pedih yang tak terasa sakitnya jika tidak diketahui letak sakitnya.
Seperti luka pada umumnya yang tergores nyata di kulit.
Mungkin jika aku saja, aku merasakan itu.
Dan, ketika pedih itu diketahui, yang ada seperti air mata tertahan
Aku bukan tipe yang gampang nangis,
Wanita memang memiliki sisi yang lemah sampai menyentuh air matanya
Tapi, mereka punya alasan untuk itu.
Dan aku, butuh berkali – kali alasan untuk meneteskannya.
Ingat! Hanya meneteskannya..
Menangis hanya membuatku lapar berlebihan.
Sakit..
Sebenernya, apakah sakit hanya terasa jika seseorang itu merasa memang tersakiti?
Lalu, mengapa aku menggunjingi batinku sendiri?
Mengejek diriku ketika aku menemui kelemahanku.
Kelemahan yang bahkan membuat sisi wanitaku hadir..
Aku jera, aku jengah dan aku lelah..
Untuk apa kau berkata itu??
Untuk….
Mengatakan, jika.. aku juga wanita..
Dan ku bersembunyi di balik seribu topeng..
Dan, mungkin hanya aku manusia yang mengetahuinya..
Yahhh 1000 topeng,.
Diwajahku… saat ini..

 by : awateru chan a.k.a eka yuliana

Monday, March 18, 2013

Saudara KOMA ku

Kerinduan kebersamaan itu sepertinya terjawab setelah pertemuan singkat ini.. terencana tanggal 17 Maret 2013.. mengenang masa kebersamaan kami ketika masih berbaur membangun KOMA..


v (^.^) v

Masa - masa sulit, masa - masa senang, suka, duka, keras, pahit, konflik dan sayang.. semua tercampur aduk seakan menjadi melodi indah yang sangat sulit untuk dilupakan..

Menikmati Singkong Goreng (Telo goreng)

Pose nyaaa... <3

 Jujur aku sangat merindukan momen - momen kebersamaan itu :)

Ini ceritanya lagi gneributin Singkong goreng yang dipadu sambel Lutisan -_-
Gak matukk lekk.. tapi tetep aja di makan

Keluarga besar '10

Ekspresi pengunyahan Telo

^_^

Paska makan - makan enyaakkkkkkkk :9


walau sekarang yang hanay bisa kami lakukan adalah mengenangnya..

Sadaraku KOMA pengurus 2010..


WE ARE FAMILY

Komunitas Multimedia Amikom

Saturday, March 2, 2013

Demam Harlem Shake


Awalnya aku bingung sama orang – orang yang membicarakan Harlem shake, sebenarnya apasih harlem shake itu? Setelah aku cari2 di situs pencarian video dan disana banyak sekali aku jumpai video dengan durasi pendek sekitar tidak lebih dari 30 detik. Ternyata lucu juga walau hanya sepintas dari video sederhana.
mungkin menceritakan tentang keadaan yang membosankan dari sebuah peristiwa yang itu2 aja, kemudian keluarlah si pencetus atau pemula dengan tingkah yang menonjol disertai helmnya meski suasana yang lain masih sama, monoton dengan pekerjaannya. Di beat tengah semua menjadi kacau menikmati music dan mengikuti si pemula itu tadi.
Dan itu membuat aku berpikir “wahhh asik juga neh buat kaya gini”
pada akhirnya kami buatlah video pendek ini, hanya berdua dengan temanku yang bernama Noni Endriani ini, kami mengambil video jam malam disana juga terlihat salah satu rekan kami rasyida (idang) sudah tertidur pulas dan gak sadar sih mungkin kami sedang mengambil video :D
Walau hanya berdua.. yang penting ASIK AJA…
Hahahaa…
Jika sedang bosan dengan pekerjaan sesekali boleh melenturkan otot dengan berjoget random, yahh mungkin harlem shake menyampaikan pesan moral positif ini..

See Ya!!!!! (/ ^0^)/

Silahkan di tonton kalo mau lihat kegilaan kami berdua..
manusia bergolongan darah sama, asal sama dan mungkin menyebalkannya sama 
(mereka orang kost yang bilang = =")


Friday, February 22, 2013

Menyatakan Cinta berbagai Bahasa Negara


Barangkali kalian perlu variasi, untuk menyatakan perasaan cinta. Kata-kata Ini barangkali perlu dicoba…. Semangat!!!

Afrika – Ek het jou lief
 Albania – Te dua
 Arab – Ana behibak (kepada pria)
 Arab – Ana behibek (kepada wanita)
 Armenia – Yes kez sirumen
 Bambara – M’bi Fe
 Bengali – Ami tomake bhalobashi (dibaca: Amee toe-ma-kee bhalo-bashee)
 Belanda – Ik hou van jou
 Belarusia – Ya tabe kahayu
 Bisaya – Nahigugma ako kanimo
 Bulgaria – Obicham Te
 Cina Canton – Ngo oiy Ney a
 Cina Mandarin – Wo ai ni
 Catalan – T’estimo
 Cherokee – Tsi Ge yu i
 Cheyenne – Ne mohotatse
 Chichewa – Ndimakukonda
 Corsica – Ti tengu caru (to male)
 Creol- Mi aime jou
 Ceko – Miluji Te
 Denmark – Jeg Elsker Dig
 Esperanto – Mi amas vin
 Estonia – Ma armastan Sind
 Ethiopian – Afgreki’
 Faroese – Eg elski teg
 Farsi- Doset daram
 Filipina – Mahal kita
 Finnish – Mina rakastan sinua
 Frisian – Ik hâld fan dy
 Gaelic – Ta gra agam ort
 Georgia – Mikvarhar
 Greek – S’agapo
 Gujarati – Hoo thunay prem karoo choo
 Hiligaynon – Palangga ko ikaw
 Hawai -Aloha Au Ia`oe
 Hebrew – “Ani ohev otcha” (kepada pria dikatakan oleh pria), “Ohevet
 ot’cha” (kepada pria dikatakan oleh wanita)
 Hebrew – “Ani ohev otach” (kepada wanita dikatakan oleh pria), “Ohevet
 Otach” (kepada wanita dikatakan oleh wanita)
 Hiligaynon – Guina higugma ko ikaw
India – Hum Tumhe Pyar Karte hae
 Inggris – I love you
 Hmong – Kuv hlub koj
 Hopi – Nu’ umi unangwa’ta
 Hungaria – Szeretlek
 Icelandia – Eg elska tig
 Ilonggo – Palangga ko ikaw
 Indonesia – Aku cinta kamu
 Inuit – Negligevapse
 Irish – Taim i’ ngra leat
 Italia – Ti amo
 Jepang – Aishiteru atau anata ga daisuki desu
Jerman – Ich liebe dich
 Jerman-Swiss – Ich lieb Di
Kamboja – Soro lahn nhee ah
 Kannada – Naanu ninna preetisutene

Kapampangan -Kaluguran daka
 Kiswahili- Nakupenda
Konkani – Tu magel moga cho
 Korean – Sarang Heyo atauNanun tangshinul sarang hamnida
 Kroasia -Volim Te
 Latin – Te amo
 Latvia – Es tevi milu
 Libanon -Bahibak
 Lithuania – Tave myliu
 Luxembourg – Ech hun dech gäer
 Macedonia -Te Sakam
 Malaysia – Saya cintakan mu atauAku cinta padamu
 Malayalam – Njan Ninne Premikunnu
 Maltese -Inhobbok
 Marathi – Me tula prem karto
 Mohawk (Suku Indian)– Kanbhik
 Maroko – Ana moajaba bik
 Nahuatl – Ni mits neki
 Navaho -Ayor anosh’ni
 Norwegia – Jeg Elsker Deg
 Pandaca -Syota na kita!
 Pangasinan -Inaru Taka
 Papiamento – Mi ta stimabo
 Persia – Doo-set daaram
 Pig Latin – Iay ovlay ouyay
 Polandia – Kocham Ciebie
 Portugis – Eu te amo
 Prancis – Je t’aime, Je t’adore
 Rumania – Te iubesc
 Russia – Ya tebya liubliu
 Scot Gaelic-Tha gra\dh agam ort
 Serbia – Volim te
 Setswana -Ke a go rata
 Sindhi- Maa tokhe pyar kendo ahyan
 Sioux – Techihhila
 Slovak – Lu`bim ta
 Slovenian – Ljubim te
 Spanyol – Te quiero atauTe amo
 Swahili -Ninapenda wewe
 Swedia – Jag alskar dig
 Suriname – Mi lobi joe
 Tagalog – Mahal kita
 Taiwan -Wa ga ei li
 Tahitian – Ua Here Vau Ia Oe
 Tamil – Nan unnai kathalikaraen
 Telugu – Nenu ninnu premistunnanu
 Thailan – Chan rak khun (kepada pria)
 Thailan – Phom rak khun (kepada wanita)
 Thailan (informal) – Rak te
 Turki -Seni Seviyorum
 Ukrainia – Ya tebe kahayu
 Urdu – mai aap say pyaar karta hoo
 Vietnam – Anh ye^u em (kepada wanita)
 Vietnam – Em ye^u anh (kepada pria)
 Welsh -’Rwy’n dy garu di
 Yiddish – Ikh hob dikh
 Yoruba – Mo ni fe

Tuesday, February 19, 2013

How I really i am


Seseorang mungkin sangat hebat dalam mengikat hubungan pertemanan dengan orang lain, bahkan terjalin suatu hubungan yang disebut teman dekat atau sahabat. Tapi sampai sekarang, aku bingung dengan kata itu. Aku suka berteman dan mengumpulkan teman, bukan menjalin hubungan special sebagai sahabat atau teman dekat.

Jika dipastikan, aku tidak tahu orang yang sangat dekat dengan aku itu siapa, mereka yang tau aku?
Aku yakin beberapa temanku tidak bisa membaca keadaan hatiku. Bagaimana tidak? Aku pun menyembunyikannya, aku tak pernah terbuka dengan orang lain tentang apa yang ada didalam hatiku.
semua teman yang ada padaku selalu menceritakan kisah mereka, kesedihan mereka, masalah mereka, dan mendengarkan adalah hal yang aku suka.

Dan disatu sisi, ada kemungkinan mereka ingin tahu apa yang ada di hatiku, aku pandai dalam menyembunyikan pearsaan, dari luar aku akan terlihat sangat dingin dan cuek soal sesuatu yang berbau dengan perasaan hati galau. Aku cenderung diam daripada bercerita. Itu jika aku merasa aku bisa menyelesaikan dengan sendirinya.
Dengan berdo’a aku sudah merasa lebih baik.
“Tapi apa guna teman temanmu?”
Bukan maksudku mereka tidak aku anggap teman, tapi karakter dan pribadiku tentu berbeda.
Aku sangat tidak suka jika dalam keadaan “bukan aku seperti biasanya” ada temanku disana.
Mereka sering melihat aku tertawa, memberi cerita, lelucon dan kekonyolan, bahkan tingkah menyebalkan. Kemudian mereka melihat wajah murungku, dan itu bukan aku. Dan aku gak mau.
Wajar mereka marah??, aku bertanya dengan diriku,
Apa aku salah seperti ini dan bersifat seperti ini??

Kadang seseorang itu butuh waktu untuk dirinya sendiri, butuh waktu untuk berdiam diri, meski aku orangnya sangat mudah diajak berbaur, kadang ada perasaan “aah… aku lagi ingin sendiri”
Dan sering dengan berbohong aku menghindari beberapa ajakan itu.
Kadang seseorang lebih percaya dengan hatinya yang da[at menyelesaikan masalahnya disbanding dengan berbicara dengan orang lain.
Bukan tidak bisa menaruh kepercayaan kepada teman yang sudah lama dekat, hanya saja memang sudah karakter orang tersebut untuk tidak bercerita.

Mengapa saya menulis tulisan ini?
Ini untuk beberapa orang yang mungkin menganggap hubungan ini menjadi renggang.
Bukan aku menjauh, melupakan teman yang lama ketika aku bertemu yang baru.
Beri perbedaan yang jelas, aku nyaman dengan semua orang, bahkan aku bisa bosan jika terus – terusan pergi main dengan orang yang sama walau itu teman dekatku.
Karena itu aku sering mengumpulkan teman yang banyak, aku menyampuri semua temanku.
Dan disana aku memperoleh kenyamanan sendiri ketika aku merasa bosan.
Apa aku salah dan egois?
Ada yang bilang “iyaa.. itu egois, kamu hanya datang disaat butuh, bukan disaat kami butuh”
Cukuplah ini membuatku terdiam beberapa saat..
dan sering aku berkata “aku melakukan semua hal yang aku suka, dan meninggalkan apa yang gak aku suka, asal itu sesuai aturan.”
Mungkin memang itu sedikit egois.. tapi aku akui wajar seseorang bersifat egois. Untuk kebaikan dirinya.
Aku untuk teman, bisa dimiliki oleh siapapun, aku terbuka untuk orang lain, aku menerima teman dan aku tak pernah sekalipun pilih pilih orang dalam berteman..

Jadi jangan tuntut aku untuk menjadi teman yang hanya seseorang tertentu saja yang memiliki aku, inget ada orang lain yang menjadikan aku teman dan memiliki aku juga.
Dan inilah aku yang sebenarnya. Aku tidak suka terlalu terikat dengan hubungan, aku menjalani apa yang sekiranya itu wajar. Enah itu pertemanan atau yang lainnya.
Karena sesuatu yang berlebihan itu penyakit.