Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Monday, October 6, 2014

"Senja"


Senja
Dikala itu aku berdiri di puncak langit tempatku menatapmu
Berayun dengan angin meyampaikan bisikan nama yang kurindu

Senja
Aku masih sama
Dan kamu pun juga tetap sama

Senja 
Menjadi saksi dimana aku sering menyendiri
Menikmati satu persatu perasaan kacau yang menghampiri

Senja 
Aku bertanya kepada senja
Sedang apakah kamu disana

Senja 
Kamu indah dan nyata, 
tapi mengapa hadir hanya sesaat saja

Senja
Esok kita akan bercerita lagi

-eka yuliana-

Monday, August 4, 2014

Sesal



Sering kali hati ini,
memiliki berjuta kata yang terpendam
Ingin ku mengungkapkannya
Semuanya
Dan kamu
Tahukah kamu?

Apa yang bisa lakukan?
Besar upayaku untuk mengatakannya?

Aku hanya bisa diam
Aku hanya bisa menahannya
Aku hanya bisa memandangmu
Dari sini..

Ada kala tak dapat aku bendung
Aku tertawa menyendiri
Menatap diri dengan ketidakberdayaan ini
Tahukah kamu,
Setiap ku mengingatmu
Batinku menangis
Sesal…

Kenapa ku harus mengenalmu…
Tanpa ku bisa
Ungkapkan semuan
Yang ada dihati …

Monday, June 2, 2014

Bangkit dan Berjuang



Aku adalah sang pemimpin hatimu
Jika kau membutuhkanku, raih tanganku
Datang padaku, aku akan menjagamu dalam kehangatan
Aku akan menjaga hatimu yang sangat berharga.

Beberapa orang mencoba untuk menjatuhkanmu
Dengarkan aku, berdiri dan berbanggalah
Karena
Kau adalah seorang pejuang
Dan kau adalah pejuangku.

Jadilah siapa dirimu
Jadilah siapa dirimu..
Ketahuilah bahwa hidup memegang lebih dari apa yang kau lihat
Bangkitlah, bangkitlah.

Berjuang untuk kau dan aku
Lihat mataku dan percayalah
Bangkitlah pejuangku, wahai pejuangku
Kita akan berjuang, kita akan bangkit
Aku melihatmu dan aku
Pegang tanganku dan kita akan berdiri
kita akan berjuang, kan terus berjuang
Berdiri tegak bersama - sama dan kita akan bangkit

Mereka akan membakarmu sebagai taruhannya
Jangan bertindak seolah kau pun mau
Sayang, jadilah dirimu sendiri
Berbuat baik dan membantu dunia.

Jadilah siapa dirimu
Jadilah siapa dirimu..
Ketahuilah bahwa hidup memegang lebih dari apa yang kau lihat
Bangkitlah, bangkitlah.

Bangkit dan berjuanglah pejuangku
Jangan takut, aku memegang tanganmu
Ketahuilah bahwa hidup memegang lebih dari apa yang kita lihat
Apa yang kita dapat

Bangkit dan berjuanglah pejuangku
Jangan takut untuk mengambil semua resikonya
Ketahuilah bahwa hidup memegang lebih dari apa yang kita lihat
Apa yang kita dapat

Bangkitlah dan terus berjuang..

-eka yuliana-
-E.Y-

Thursday, May 22, 2014

Lahirkan Kepahlawanan dalam Sunyi

Hijau biru bumiku, bumi negeriku

Tetesan menyatu berbentuk embun.
Menampaki tiap sudut dedaunan yang tertunduk.
Dan tersinar mentari terbangun dari tidurnya.
Menaikkan segala semangat penjuru alam.
Bangunkan mereka untuk siap bekerja.
Disinilah negeriku dengan sejuta hijau dan birunya.
Semua tampak indah dan aku bersyukur mata ini bisa melihat warna itu.
Disinilah negeriku dengan berbagai nyanyian syahdu alam.
Dan telingaku terbuai.
Mereka yang bersembunyi mencari kemana arahnya angin.
Hanya berusaha mendengar suara - suara alam yang memanggil.
Dan mereka tak melihat indah yang menghadap mereka.
Hati mereka terlalu dibutakan materi dunia.
Sehingga lambat laut hijau biru negriku dilahap olehnya.
Dan bagaimana nasib penerus mereka.
Akankah mereka memeiliki anak dengan kegersangan yang melanda.
Karena negri hijau biruku kini dilanda oleh nestapa.
Dan tangan - tangan pahlawan sudah gugur di bumi perjuangan.
Saatnya kita beralih dan menggantikan.
Karena jiwa pahlawan tak pernah gugur.

Tuesday, March 25, 2014

Antara Rasa yang Sama


Dan datanglah berita itu, menyusup pelan didaun telinga kita
Kemudian menjalarlah perasaan itu, perasaan yang hampir sama
Perasaan sesak, panas, dan tak tergambarkan rasanya
Entah sakit, kecewa, dan amarah yang membara
Aku merasakan apa yang kau rasakan juga
Perasaan itu, perasaan sakit atau kau sebut itu apa
Aku merasakannya dan bahkan perasaan kita sama
Jika diperbolehkan menangis, aku telah bosan menangisinya
Karena sakit yang diemban, akupun sudah tak kuasa
Hanya saja, aku merasa berbeda
Aku sudah menerima berita itu dengan lapang dada
Karena rasa ikhlas aku ucapkan untuk sebuah bahagia
Mengapa kau memungkirinya
Seolah tidak menerima realita
Terjadi begitu saja membalikkan semuanya
Karena apa yang aku rasa sama 
Seperti apa yang kau rasa juga
Bahkan aku yang terlebih lama mengenalnya
Tentu perasaan ini yang lebih sakit terasa
Lalu kenapa kau begitu membenci kenyataanya
Sedangkan aku bisa cukup tenang dan mencoba menerima
karena rasa ihklasku pasrahkan untuk sebuah bahagia
Dan sudah waktunya aku mecari bahagia lainnya
Berita yang aku dengar itu adalah hukumannya
Dan peringatanku atas kesalahan yang aku terima
Menyembuhkan efek dari berita itupun aku rasa lama
Dan waktu yang tepat adalah penetralnya
Kau yang tak pernah bertemu, sedangkan aku kerap bersama
Siapa yang lebih kuat menghadapinya?
Jangan kalah atas apa yang terjadi karenanya
Jangan padam atas terpaan angin yang ada
Karena aku mulai bangkit dari luka
Dan sudah tak memperdulikan tetang dia
Karena dia bukan hal yang pantas menjadi alasan kita terluka
Dia bukanlah hal yang wajar menjadi alasan kita berduka
Dia hanya pelajaran tentang bagaimana memilih dan mencerna
Tak hanya kepala, bawalah alam sadarmu juga


-eka yuliana-

Thursday, March 20, 2014

Come To Me "Hope"



Dan aku melihatmu terdiam dalam ujung harapan
Menatap sendu ujung kakimu yang tak sempurna menapak
Kala itu kau merasa rapuh dan tak banyak berharap
Kau merasa lemas dan lunglai untuk berdiri tegap
Tapi kau tak pernah tahu
Apa arti sebuah harapan
harapan tak pernah ada ujung

Dan aku melihatmu tersudut di kegelapan
menikmati tiap hitam yang meraba tubuhmu
dan disanalah kau merasa tubuhmu hampir tenggelam 
oleh hitamnya gelap yang semakin kelam
Tapi kau tak pernah tahu
bahwa cahaya kecil
mampu menyelamatkanmu

Dan aku mendengarmu menagis disepinya malam
bernyanyi tentang sebuah kesedihan
kebimbangan yang merisaukan
dan disanalah kau merasa butiran air matamu
adalah saksi perasaan lemah hatimu
Tapi kau tak pernah tahu
bahwa air mata 
mampu menjadikanmu lebih kuat

Dan saat ini kau merasa semakin rapuh
jari jarimu mulai bergetaran
kebahagian terenggut dari tanganmu
dan kau tak tau harus meraih apa
bagimu semua terasa hampa
Tapi kau tak pernah tahu
karena kau selalu merasa sendiri
kau menjauh dari mereka
dan kau kini menjadi sendiri

Mungkin kau bingung harus bagaimana
memulai untuk meraih mereka
Tapi kau tak pernah tahu
Jika
cukup kau buka tanganmu 
datanglah pada mereka yang menyayangimu
mereka akan menerimamu
merengkuhmu dan memberikan tempat yang hangat

Kau tak pernah tahu
kau hanya beranggapan jika kau sendiri
begitu yang aku lihat

bukalah tanganmu
langkahkan perlahan langkah kakimu yang gontai
hampiri mereka dan ulurkan tanganmu
kau akan merasakan kehangatan
tak lagi hatimu akan menggigil

Dan kau akan merasakan
bagaimana hidup tak sendirian
dan itu
akan menjadi hal yang lebih baik

Dan mungkin kau merasa malu mengakui dirimu lemah
mereka melihat keadaanmu yang menyedihkan
Tapi kau tak pernah tau
Lemah adalah kodrat manusia
dan karena itu mereka diciptakan untuk bersama

malampun pasti akan datang
dan taukah kamu?
hari haripun akan terus berganti
matahari akan terbit setelah itu
dan hari akan mulai kembali
bersama pagi
yah..
bersama
tidak sendiri

-Eka Yuliana-

Monday, March 17, 2014

"Angin, Daun dan Kabut Cahaya Warna Merah"



Dan berhamburan berjuta dedaunan karena angin itu
Mereka banyak berterbangan kesegala arah
Dan perasaan itu jadi tak menentu
Sebuah kabut dan cahaya berwarna merah

Dan sebuah kata mengingatkanku tentang sesuatu
Apa arti tangan jika tak kau gunakan menggenggam?
Begitu juga bagian ringkih itu
Rapuh dalam cahaya yang temeram

Pelangi tak menampakkan ujungnya
Dan hujan itu tak berujung
Kemana mentari pergi sesudahnya
Dan perasaan itu kembali bingung

Jikapun bisa aku ingin mengarungi laut disana
Sedalam apa kah, aku ingin tahu
Bagaimana bisa aku mengetahuinya
Dan perasaan ini kembali meragu

Dan ingin aku menggapai yang jelas dimataku
Tapi semua mengatakan itu hanya delusi
Perasaan mengatakan nyata untukku
Tapi mereka membalikkan aku dan dimensi

Tangan ini masih merasakan bukti 
Wajah ini pun pernah merasakannya 
Tapi mereka menyambukku dengan cemeti
Membuat seketika hanya buaian semata

Dan perasaan ini tak pernah dusta
Tentang apa yang dirasakan
Tapi perlukah aku percaya
Bahwa dunia tak pernah merelakan

Genggam, sentuh, dan rasa itu
Nyata sekali di hati
Apakah itu semua semu
Atau mereka yang tak mengerti

-eka yuliana-

Thursday, March 13, 2014

"Berharga"

Bahagia adalah TAKDIR semua manusia :)
dan Allah sudah menjaminkannya
untuk mereka yang bersyukur.
Kedinginan apa ini? kenapa terasa sangat berbeda?
Kesunyian apa ini? kenapa terasa ganjil?
Seperti malam yang gelap karena mendungnya
Seperti malam yang kelam karena dinginnya
Jangan sampai terus terjadi Ya Allah
Jangan hilangkan bintang - bintang itu
Karena mereka sangat berharga

Hembusan begitu lembut tapi menusuk
Seolah berbisik keadaan apa yang terjadi disana
Aku hanya bisa menerka Ya Allah
Sesungguhnya dia sangat kuat
Bahkan aku sering kagum dengan apa yang ada didirinya
Jangan jadikan malam dingin ini temannya Ya Allah
Karena kehangantan sangat berharga untuknya

Gelap itu begitu mencekam,
Mendung disiang hari pun terasa gelap
Lalu bagaimana jika dia bersanding dengan malam?
Maka berilah sedikit cahaya untuknya Ya Allah
Karena Engkau Sang Maha Hebat dalam mengatur keadaan hati seseorang
Karena Engkau Sang Maha Bijaksana dalam mengetahui perasaan seseorang
Aku berdo'a padamu Ya Allah
Tariklah wajah sedih itu darinya
Karena senyumnya sangat berharga

Dan aku terus berdo'a disini Ya Allah
Jagalah dia dari kesedihan itu
Karena dia hanya pantas untuk bahagia
Dia sudah terlalu sering merasakan kesedihan
Dan jaminkan semua itu akan dia dapatkan secepatnya Ya Allah
Limpahkanlah kebahagian itu segera
Tarik kesedihan itu dari hatinya

Karena dia juga berharga Ya Allah
dan berilah pula sesuatu yang berharga untuknya

-eka yuliana-

Friday, February 21, 2014

"Dengan Bersama"



Setelah menjalani hari yang sangat melelahkan.
dibawah sinar rembulan,
dua bayangan menjadi satu
sebuah kebahagiaan yang samar - samar 
terlihat masih ada disana

Sebuah bekas luka hati yang masih meninggalkan beberapa mimpi
Penjerat yang perlahan semakin melonggar
bukan sebuah ingatan yang buruk untuk diulas kembali

Dan jika rasa dari luka itu hadir,
maka ingatlah seseorang itu
dia yang mencintaimu sampai terasa menyiksa dirinya
dia ada disana menantimu datang dipundaknya
dia ada disana, menunggumu

Jalan ini terkadang terasa teramat jauh
dan ketika kau meneteskan sebuah air mata kesedihan
yang menjadikan semuanya sebuah memori
mari sejenak ambil waktu untuk beristirahat

ketika aku berjalan denganmu, ketika aku tak bisa melihat
kemana arah kakiku melangkah
aku akan ingat tentang hari itu
ketika dunia menangkapku yang terjatuh
dan memberikan penopang agar aku bisa berdiri 
dan aku bersyukur kau disampingku

aku selalu merasa kurang baik, 
dan banyak kekurangan
tetapi..
aku akan selalu berada disisimu.

Aku mengingat hal lagi.
pada suatu malam yang gelap
ketika kita tersesat dalam langkah kita saat berkelana
mari jadikan semua itu lebih ringan dengan bersama

pada hari - hari jauh kedepan,
mimpi kita untuk menjajaki sebuah pelangi
waktu yang dihabiskan denganmu adalah hal yang sangat berharga

meskipun jalan ini terkadang terasa sangat jauh,
bahkan air mata kesedihan itu menetes
mari jadikan semua itu lebih ringan dengan bersama

Dengan Bersama


-eka yuliana-

Tuesday, February 11, 2014

Teruslah Bernyanyi


Ketika kau tersenyum, 
wajahmu lebih menyilaukan dari sinar matahari.
Ketika kau menangis, 
keindahanmu tak pernah terlihat memudar.

Semua hanya melihat bagian terluarmu,
menatapmu sebagai seseorang yang bukan dirimu.
Tapi aku tahu, kau indah..

Kau sungguh memiliki sebuah keberuntungan,
hal yang hakiki untuk kau miliki.
bernyanyilah.. syalalal atau lalala lilili..
bernyanyi dan teruslah bernyanyi,
hilangkan kesedihan itu dan berilah mentari,
kembalikan mentariku.

Bersediakah kau menjadi pendamping cahaya itu?
keindahan yang sempurna jika memadu menjadi satu.
tetaplah bernyanyi..
dan bernyanyilah.
ciptakan nuansa tanpa kesedihan.

Bagikan kepada seluruh alam.
nuansa indah tempat kau bernyanyi.
nuansa tanpa kesedihan
dan biarkan mereka tahu.

bagikan kepada dedaunan yang bergoyang itu
bersama angin mereka mendayu menikmatinya
kau lihat mereka pun bahagia karena kau tersenyum
mereka terlenan karena kau bernyanyi.

Aku hanya akan melihatmu dengan keindahan.
hal indah tanpa sebuah kesedihan.
hal indah tanpa tangis.
hal indah tempat kau membagikan cahaya yang cerah

lihatlah awan itu.
dan beberapa pohon yang tumbuh di bukit.
merekapun bahagia melihat senyummu.
karena kau adalah mentari.

tetaplah tersenyum.
bernyanyilah...
teruslah bernyanyi... 


-eka yuliana-

Saturday, February 1, 2014

Seperti Hujan



Tik..tik..tik..
tak banyak yang menetes, hanya aliran lembut seperti benang.

Gerimis..
daun menahan sapaan lembutmu,
daun menahan rintikan sendumu.

Langit kau tau apa yang dirasakannya?
itu nampak sebuah mendung dengan bulir hujannya.
dan kesedihan terpancar di rona lembutnya.

Hujan,
biarlah terus menetes,
jangan jadikan sebuah tangis yang tertahan.
biarkan terjadi dan biarkan petir itu datang.

Dan satukan semua.
setelah itu badai pasti berlalu.

Langit kau tau apa yang dirasakannya?
sebuah pelangi sebentar lagi akan datang.
dan aku sangat menunggunya.

Karena disana akan aku lihat kupu - kupu di padang bunga.
bersama dengan riangnya menyambut mentari
dia yang bersembunyi sedari tadi dibalik mendungmu.

karena disana juga akan aku lihat.
bekas tetesan air yang memancarkan kilau.
tepat dimana dedaunan menyegarkan diri
tepat dimana aku merasakan aroma kesegaran

dan jangan biarkan itu berakhir.
mendung kau mungkin akan datang lagi
entah bersama gerimis atau
hujan yang berirama dengan petir

tapi yang aku tahu..
setelah itu akan ada hal yang selalu ku tunggu
sebuah keindahan setelah hari hujan

Seperti hujan..
dan kuharap kau seperti hujan..


awateru chan a.k.a Eka Yuliana

Friday, January 31, 2014

"Point Of View"


Semacam dari seorang secret admirer....


=Point Of View=

Kau suka bercerita. Dengan umur diatasku,
aku merasa kau memiliki pengetahuan yang cukup luas dibanding aku.
Kau tipe orang yang ceria dan penuh dengan senyum, walau terkadang jika sedang diam, wajahmu terlihat cuek. 

Kau seorang yang sangat pandai membuat banyak tertawa dengan lecuconmu, sangat mahir mencairkan suasana. Aku tak pernah melihatmu marah, sempat berpikir apakah kau orang yang tidak bisa marah? Atau kau terlalu sulit untuk melakukannya? 

Kadang aku tertarik dengan karaktermu yang cuek dan acuh tak acuh itu.
Sering membuat aku penasaran dengan dirimu yang sesungguhnya.
Kau tipe yang berambisi terhadap tujuanmu, terkadang cenderung idealis dibanding pragmatis.
Kau asik untuk tempat menuangakan cerita, Kau asik untuk tempat menuangakan cerita, tempat yang baik untuk mencurahkan perasaan hati.

Mungkin karena itu, kau memiliki banyak teman disekitarmu, selain kau yang baik,
kau juga pendengar yang baik, tentunya kau bisa memberi solusi yang baik pula.
Kadang kau menyebalkan dengan beberapa sifatmu, tapi tak aku pungkiri.
Aku lebih banyak mengaggumi karakter dan sifatmu. 

Kau hangat, aku suka memelukmu jika aku sedang membutuhkan tempat.
Kau baik, bahkan kepada siapapun tanpa melihat golongan.
Bahkan menurutku, musuhmu terjatuhpun kau masih bersedia menolongnya.
Kau orang yang aku kagumi, walau terkadang menyebalkan. 

Kau orang yang sangat pintar menyembunyikan keadaanmu yang sebenarnya.
Entah itu sebuah permasalahan hati atau permasalahan lainnya,
kau cenderung banyak diam terhadap masalahmu.
Kau lebih banyak mencoba menyelesaikan masalah – masalahmu tanpa campur tangan orang lain. Kadang aku ingin sekali tahu permasalahanmu, tapi karena ada alasan lain, aku lebih memilih untuk memendamnya. 

Kau sosok yang sangat susah dideskripsikan.
Kau orang yang sangat suka bercanda, kadang kita sering terjalin permainan yang lucu. Sifatmu yang easy going,
suka membuat orang lain bergelak tawa dengan rayuan atau godaanmu.
Terkadang kau sering sekali menggodaku,
sifat yang menyebalkan tapi entah kenapa aku menyukainya. 

Ada hal yang terkadang membuat aku bingung,
aku kadang melihatmu diam.
Aku sering mencoba untuk menggodamu,
tapi kau hanya melayani seperti biasanya seolah tak ada masalah.
Padahal aku sudah beranggapan pasti ada suatu hal yang mengusik hatimu.
Andaikan aku bisa bicara,
aku ingin sekali mengetahui apakah itu dan apakah aku bisa meringankannya? 

Karena, ketika aku sedang membutuhkan tempat,
aku sering memilih untuk bercerita kepadamu.
Aku ingin sekali menjadi bagian yang bisa meringankan bebanmu,
walau bagiku sepertinya kau lebih nyaman dengan temanmu lainnya. 
Banyak hal yang sering  membuatku teringat padamu.
Itu saja yang aku rasakan..

Sebuah point of view untukmu..

Posted by vicklynfuls on Desember 9, 2013 

Wednesday, January 29, 2014

Arms...



"Arms"

I never thought that you would be the one to hold my heart
But you came around and you knocked me off the ground from the start

You put your arms around me
And I believe that it's easier for you to let me go
You put your arms around me and I'm home

How many times will you let me change my mind and turn around?
I can't decide if I'll let you save my life or if I'll drown

I hope that you see right through my walls
I hope that you catch me 'cause I'm already falling
I'll never let a love get so close
You put your arms around me and I'm home

The world is coming down on me and I can't find a reason to be loved
I never wanna leave you but I can't make you bleed if I'm alone

You put your arms around me
And I believe that it's easier for you to let me go...

I hope that you see right through my walls
I hope that you catch me, 'cause I'm already falling
I'll never let a love get so close
You put your arms around me and I'm home

I tried my best to never let you in to see the truth
And I've never opened up
I've never truly loved 'til you put your arms around me
And I believe that it's easier for you to let me go

I hope that you see right through my walls
I hope that you catch me, 'cause I'm already falling
I'll never let a love get so close
You put your arms around me and I'm home

You put your arms around me and I'm home



Tuesday, January 28, 2014

Love is the moment.......


Love is....

Dari kedalaman matamu, 
kedalaman pikiranmu, 
cinta itu terukir.

Bahkan kala kita terpisah,
kala kau bersembunyi,
cinta tetaplah dirimu.

Kuharap kerinduanku yang terbawa angin lalu
bisa kuutarakan padamu.

Cinta adalah momen
di saat kau hadir,
engkau memenuhi penglihatanku, mengisi relung hatiku
dan aku terus memikirkanmu.

Cinta adalah momen
di saat kau pergi,
aku tak bisa melupakanmu
dan aku terus mengingatmu.

Tutuplah matamu, tutuplah telingamu,
rasakanlah cinta.

Bahkan manakala
ku tak dapat merengkuhmu, mendekapmu,
cinta tetaplah dirimu.

Kuharap kerinduanku
yang tersembunyi di balik sinar mentari
bisa kuutarakan padamu.

Cinta adalah momen
aku melepaskanmu,
jantung berhenti berdetak, waktu berhenti berdetik,
hatiku sesak.

Cinta adalah momen
aku meninggalkanmu, 
cinta pun berlalu
dan aku merasa pilu.

Dari kedalaman matamu, kedalaman pikiranmu,
cinta itu...

source : http://nana-catatanku.blogspot.com/2013/11/lirik-dan-terjemahan-ost-drama-heirs.html 

Saturday, January 18, 2014

1 2 3 4




1 2 3 4 
Kau akan datang padaku disaat yg tepat

1 2 3 4 
Kau akan datang padaku dengan tangan yang hangat 

1 2 3 4 
Sebuah pilihan yang tepat 

1 2 3 4 
Bukan lagi sebuah mimpi mimpi yang terlewat 

1 2 3 4 
Dimana tak pernah kukenal wajahmu dengan cermat 

1 2 3 4 
Diwaktu yang tak pernah akurat 

1 2 3 4 
Sampai sekarang, kutau siapa kaupun tak sempat 

Ku berhitung 1 2 3 4 
Untuk kamu sosok yang selalu hadir dalam mimpiku, tak pernah tau siapa kamu, tak pernah kenal. 

Yang kutahu, sudah dari remaja kita bertemu didalam mimpi..
Dan... 
Aku... 
Merasa.. 
Nyaman.. 


Saturday, July 20, 2013

B.O.D.O.H




Aku gak tau apakah aku orang bodoh.. membodohi, dibodohi, dan tebodohi diri sendiri..
Aku gak tau aku sedang memikirkan apa..
Aku tersenyum tapi menyimpan banyak rasa sesak dan sakit didalam..
Aku tertawa padahal begitu banyak air mata menahan rasa..
Semua aku lakukan seolah aku baik – baik saja, padahal sesungguhnya ingin rasanya menangis..
Aku mengatakan diriku aku tak apa – apa justru disana rasanya aku memutar balik fakta..
Apa sih sakit yang aku rasa? Akupun bingung menjelaskannya.
Semua tanpak abstrak dan susah di logika..
Aku kenapa? Ada apa denganku? Kenapa aku begini? Dan apa yang terjadi denganku?
Adakah yang sanggup menangkap sakitku? Biasanya aku sendiri bisa menangani, sedangkan saat ini.
Aku sendiripun kualahan menangani diriku sendiri..
Aku gak tau yang luka dimana, kenapa sakit..
Aku gak tau yang terikat dimana, kenapa sesak..
Aku gak tau yang tersayat dimana, kenapa perih..
Dan aku gak tau yang terbakar dimana, kenapa panas..!


Kadang aku senang kadang aku sedih, tanpa ada alasan yang kuat, apa aku sudah gila..
Mengapa susah menjadikan mulut ini untuk berbicara?
Kenapa sulit menjadikan hati ini menerima realita?
Kamu kenapa? Malu mengingat ketika aku bercermin dan bertanya – tanya..
Siapa gadis dihadapamu? Itu bayanganmu!
Siapa yang menangis dihadapanmu? Itu kamu!
Dan mengapa kamu menangis? Aku tau kamu akan menjawab tidak tahu.


Rasa ini begitu saja ada.. dan perlahan terasa susah sekali untuk berkata ikhlas dan aku terima.
Siapapun yang membaca ini mungkin akan bertanya – tanya aku sedang membahas apa..
Tidak ada! Aku hanya berkeluh tentang perasaan sakit didada..
Rasa panas, sesak, sakit.. seperti kotak yang sudah terisi penuh dan aku berusaha mengeluarkan isinya..
Supaya rasa itu hilang.. tapi aku gak tau, dengan mengetik seperti ini, itu menguranginya meski gak semua..
Aku benci keadaan ini..
Aku benci keadaan ini..
Lagi..
Lagi..
Lagi..

Saturday, April 13, 2013

1000 topeng


Aku pernah merasakan sakit, juga rasanya sama seperti yang lain rasakan..
Tapi mungkin hanya beberapa yang singgah lama,
Yang lainnya hanya sejenak diam kemudian berlalu.
Tidak sadar, mungkin itu penyebabnya.
Karena, sakit seperti pedih yang tak terasa sakitnya jika tidak diketahui letak sakitnya.
Seperti luka pada umumnya yang tergores nyata di kulit.
Mungkin jika aku saja, aku merasakan itu.
Dan, ketika pedih itu diketahui, yang ada seperti air mata tertahan
Aku bukan tipe yang gampang nangis,
Wanita memang memiliki sisi yang lemah sampai menyentuh air matanya
Tapi, mereka punya alasan untuk itu.
Dan aku, butuh berkali – kali alasan untuk meneteskannya.
Ingat! Hanya meneteskannya..
Menangis hanya membuatku lapar berlebihan.
Sakit..
Sebenernya, apakah sakit hanya terasa jika seseorang itu merasa memang tersakiti?
Lalu, mengapa aku menggunjingi batinku sendiri?
Mengejek diriku ketika aku menemui kelemahanku.
Kelemahan yang bahkan membuat sisi wanitaku hadir..
Aku jera, aku jengah dan aku lelah..
Untuk apa kau berkata itu??
Untuk….
Mengatakan, jika.. aku juga wanita..
Dan ku bersembunyi di balik seribu topeng..
Dan, mungkin hanya aku manusia yang mengetahuinya..
Yahhh 1000 topeng,.
Diwajahku… saat ini..

 by : awateru chan a.k.a eka yuliana

Sunday, December 30, 2012

Sebenernya… siapa sih??


Jadi sebenernya siapasih dia???
Ketika semua terlihat diam, dia bergemuruh mencoba keluar dari persembunyian.
Menghentak sekejap dan semua menjadi buta.
Merasa tak peka, tapi perlahan menjuru kedalam sensor memori di kepala.
Merajam perlahan logika dan penjara mana yang menjerat?

Jadi sebenernya siapasih dia???
Bagaimana bisa sementara hanya diam yang terjadi saat semua ada didepan mata.
Meragu atau hanya bimbang semata.
Kenapa tak seperti semudah yang dikira.
Cukup berkata dan semua mengalir sesuai manusia berkata.

Gak mudah…
Tapi bagian mana yang sulit? Jelaskan dan beri jawaban.
Gemuruh itu semain besar dan berusaha mencuat kepermukaan.
Mencoba memperlihatkan seperti ini yang terjadi dan taukah dia?
Hanya sendiri? Hanya menatap.. hanya mencurigai disana ada jawaban.

Memekik…?
Hanya melepas emosimu sesaat.
Setelah itu akan terpikirkan lagi dan lagi..
Seperti usahamu sebelumnya tanpa mengkode setiap syair hentakan nadi.
Masih…. Tak menjawab,

Pahami..
Mungkin sekejap semua luluh lantak..
Dan akhirnya bersimpuh menggenggam kepingan tersisa,
Dengan air mata…

Semua memang air..
Dari sumber yang tak sama..
Tapi jika itu pedih dikeluarkan.. dan kesedihan..
Anggap saja itu air kekecewaan dan penyesalan.

Yah…. Dengan siapa dia dan mengapa air kekecewaanya??
Bukan hal yang yang hanya dianggap..

Sunday, July 29, 2012

Where is my love?


By : eka yuliana


Aku bukan seorang gadis yang tak mengerti cinta..
Memang sampai sekarang aku belum pernah merasakan apa itu hebatnya cinta..
Aku cenderung menikmati hidupku bersama diriku sendiri..
Mereka berpikir aku aneh atau apalah..
Tapi aku ada tujuan untuk semua maksudku..
Cinta bagiku hanya sebuah perasaan ketika kau ngin memiliki dan menyanyanginya secara utuh..
Aku bukannya takut dengan cinta..
Aku hanya waspada terhadap cinta..
Terkadang cinta bisa menjadi senjata yang mematikan meski efek cinta itu memabukkan..
Tapi aku ada rencana untuk menjaga hati agar tak gampang takluk dengan cinta..
Ada saat yang tepat aku memetik cinta, sekarang cinta sudah dibedakan..
Pembelajaran dan takdir akan memberikan yang terbaik..
Karena aku percaya Allah telah menyediakan untukku..
Tinggal aku menelusurinya kapan..
Yang jelas tidak sekarang..
Mungkin sekarang cintaku berada di perjalanan menuju hatiku, aku tidak tahu dia siapa
Biarkan waktu yang menjaganya..

Eka Yuliana a.k.a awateru chan

Friday, July 20, 2012

Untuk Ayah


Terkadang aku selalu tak ingat jika, semua yang aku minta..
Ada perjuangan darinya..
Dan entah kenapa?
aku putrinya yang tak juga bisa berjalan sendiri..
Hanya meminta..

Untuk Ayah

                                                                                                           By : eka yuliana

Hei ku gadis kecil yang tak lagi pantas di pangku orang tuamu..
Kenapa kau menangis dalam keheningan malam??
Apa yang membuatku meneteskan air mata itu?
Hei gadis kecil anak seorang ayah.
Kenapa ku menangis?
Adakah sesuatu yang mengusik pikiranmu??

Aku sang gadis kecil..
Aku menangis untuk ayah..
Aku merasakan sakit..
Ayah kenapa aku begitu merasa sakit??
Kenapa aku begitu bodoh sebagai anakmu??
Kenapa aku begitu tolol sebagai anakmu??
Kenapa aku jahat seperti ini??
Kenapa aku seperti kehilangan akal?

Ayah.. putrimu meneteskan air mata penyesalan..
Aku hampir saja kembali menjadi anakmu yang tak tahu etika..
Aku hampir saja kembali bertingkah seperti bayi yang tak tau apa – apa.
Yah.. kenapa aku hanya bisa meminta dan berpikir secara logika..

Ayah..
Do’akan aku bisa..
Menjadi anakmu yang memberimu senyum bangga..
Sampai nanti kau gendong cucu pertamamu..
Bahkan sampai aku merasakan rasanya menggendong cucuku..
Aku akan terus membahagiakanmu..
Ayahku..


Entah kenapa aku menangis mendengar lagu
Seventeen - Ayah