Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Saturday, August 19, 2017

Jodoh

Jodoh adalah manusia yang diciptakan sebagai teman hidupmu. Di dunia ini begitu banyak manusia, tapi bagaimana kamu bisa tahu siapa yang akan jadi jodohmu.
Itu adalah rahasia Illahi.
Siapa yang percaya dengan kebetulan? Apakah teori gravitasi kebetulan ditemukan karena seorang Isaac Newton melihat apel yang jatuh?
Allah dibalik kisah itu.
Begitu banyak manusia di sekitarmu, apa kamu belum menemukannya?
Mungkin saja dia ada di sekitarmu, di halte yang sama. Hanya saja kamu terlalu sibuk memakai headset.
Mungkin dia ada di toko yang sama, memilih kue di etalase yang sama. Hanya saja ketika berdekatan kamu sibuk dengan nampan kuemu.
Mungkin dia ada di depanmu, tapi lamunanmu membuat dia berlalu begitu saja.
Mungkin dia ada bersamamu ketika sebuah acara event, tapi pengisi acara event mengalihkan pandangamu.
Begitu teori kebetulan, tapi kebetulan hanya untuk orang yang beruntung.
Beruntung = kebetulan + kesiapan

Beberapa dari mereka ada yang menemukan jodohnya dengan cara kebetulan.
Kebetulan karena tak sengaja menginjak kaki ketika pesta.
Kebetulan bertabrakan disebuah toko buku.
Kebetulan satu kursi dalam bis dan mendapatkan obrolan yang cocok.
Kebetulan satu kelompok saat kuliah.
Mereka tidak beruntung, hanya saja mereka siap saat menemui kebetulan itu.

Allah merangkai kisah pertemuan insan dengan cara yang menarik, salah satunya dengan cara kebetulan.
Bisa jadi dia adalah artis dan kebetulan kamu adalah penggemarnya.
Dia adalah penulis dan kebetulan kamu adalah pembaca tulisannya.
Dia adalah ustadz dan kamu kebetulan adalah jama'ah yang hadir saat itu.
Dia adalah sutradara dan kebetulan kamu artis yang satu lokasi dengan proyek film yang sama.
Dibalik itu Allah memang perencana yang sangat baik.
Hanya saja manusia belum memiliki kesiapan.
Siapa tahu dia adalah kakak kelas waktu SMA. Teman dekat saat kuliah. Senior diorganisasi. Teman satu tim.
Atau orang baru yang bisa kamu temui di mana saja.
Bisa saja dia diatur oleh Allah berada disekitarmu, hanya saja dirimu belum memiliki kesiapan.

Dan aku menemukan dia dengan keberuntungan yang terlewat, tapi, aku diberi Allah kesempatan kedua.
How lucky i am? Semoga kita jodoh ya? 😄

Bagaimana dengan kamu ?
Siapkah dirimu menemui kebetulan ?
Karena Allah juga Maha Asyik



-Siang yang terik, Eka Yuliana-

Tuesday, July 21, 2015

Suasana Lebaran di Jogja



well, kali ini saya akan curhat sedikit mengenai pengalaman saya lebaran di kota yang sudah saya huni selama 6 tahun ini, walau saya sudah 6 tahun disini. Tapi ini pertama kalinya saya merayakan hari raya idul fitri di kota gudeg ini. Cukup tragis mungkin ya kalo dianggap anak rantau gak mudik kampung, tapi mau gimana. pengabdian terhadap kerjaan membuat saya tak bisa beranjak dari sini.

Setelah shalat ied, yang bisa saya lakukan adalah seperti rutinitas anak kost pada umumnya. "masak" karena hampirr,, bahkan semua warung maka itu tutup. kalo gak masak, mau makan apa? syukur - syukur ada yang baik ngirimin ketupat sayur + pernak pernik pelengkapnya, yang membuat momen leparan tetep berasa.
Thank tetangga, thanks kerabat saya.. i like that.

Untuk jalanan, aktivitas Jogja sepulang kerja terasa lapang, dan itu menyenangkan. gak ada tuh macet, tapiii juga menyedihkan.. karena, berasa ditinggalkan oleh keramaian, bah! ngenes amaaat sih ceritamu.

Tapi jangan salah, gak begitu sedih kok lebaran jauh dari keluarga, jauh dari kampung. Karena setelah berkunjung di beberapa rumah tetangga. Ada tetangga yang dengan hati lembutnya berkata.
"pertama kali ya mbak? Jogja emang sepi, tapi jangan kesepian. Karena dengan begitu kan jadi deket sama tetangga, bisa maen silahturahim sama tetangga. Jadi kenal banyak.. kan kalo ada apa - apa yang bantu pertama tetangga.. ambil senengnya aja.."

That's right....!!

Tahun depan pastii bisa bertemu ramadhan lagi dan tentunya bisa mudik :)

Selamat hari raya Idul Fitri guys,
Minal aidzin wal fa idzin..Mohon maaf lahir dan batin.

-eka yuliana-

Saturday, May 2, 2015

Tentang #HowOldRobot

Baru baru ini lagi kekinian banget link http://how-old.net/ . Dan entah kenapa aku jadi ikut ikutan, karena penasaran sih.. tapi asik juga sebagai seneng2 aja.
Menurutku sih, nih aplikasi agak agak, karena yahh entah kenapa dari hasilnya, umurku beberapa lebuh tua dari sebenenrnya.

Mau tau, nih?

Padahal aslinya umurku 21th

ini juga 21 tahun

Ini umur 22th

Hahahaa,.. mbak itha kalo tahu bakal seneng, umurnya jadi 23th

Demi apa aku jadi 30 >.<

Nyokap bener banget umurnya 39th beda 1 tahun doang lah.

Sialnya umurku gak pernah keliatan muda, selalu tua ;__;



Paling muda diantara bocah yang sebenernya berumur 21th

RI... km.... --"


Jadi seumuran gini sama nyokap 0-0




Sekarang coba aja langsung aplikasinya di http://how-old.net/ siapa tahu aja hasilnya memuaskan anda sekalian, kalo aku sihhhh... No comment ( !_,,_)

#howOldRobot

Wednesday, January 7, 2015

Bekerja di pos Indonesia

Aku gak pernah terpikirkan bakal bisa masuk bahkan bekerja di perusahaan pengiriman barang yang sudah hadir bahkan sebelum Indonesia merdeka ini. Hhahahahahaa... yes! benar sekali Pos Indonesia, sudah 1 bulan aku bekerja sebagai frontliner di perusahaan pengiriman barang tertua di Yogyakarta ini. Hal yang sangat asik dan bahkan bisa terbilang dari beberapa kali aku bekerja, di Pos Indonesialah aku benar2 merasakan kerja yang sesungguhnya, walau sudah merasakan apa itu gaji, tapi. untuk bulan ini, baru aku merasakan apa itu gaji sebenarnya. Bukan berarti sebelumnya aku gak kerja bener2. wueeee,,, maksudnya, aku kerja dimana badan merasakan efek yang lelah dan itu terbayar oleh gaji. sebelumnya kan aku bekerja otak yang lelah, karena aku berpikir banget bangeeettt..

Bisa dibilang mungkin hanya sementara aku bekerja disini, karena ya itu tadi, aku cuma berstatus menggantikan seseorang yang sedang menjalani masa cuti melahirkannya. Alhamdulillah aku syukuri rizky yang telah Allah berikan kepadaku dimana aku memang sedang menganggur. :')
Dan Pos Indonesia menjadi jawaban jika bekerja disini adalah hal yang asik, rasanya seperti sekolah lagi. Dimana ada guru dan kakak kelas (senior) didalamnya. Ingat! tanpa ospek lohh.. :D

Tampilan belakang Pos Indonesia

Sebelumnya bekerja disini, aku memang sering mengirim barang keluar Yogya, terutama ke rumahku yang di Lampung. POS aku pilih karena yaitu tadi. Murah dan sampai.
hahahahahahaa.. mau kirim barang sebesar apa itu seberat apa itu, itungannya jadi murah.
Bukan aku marketing colongan lohh, tapi memang bener.
bisa dibuktikan sendiri.
Silahkan dicoba mengirim barang dengan paket express dengan berat 500gram.
silahkan pilih mau kirim dimana dan silahkan bandingkan.
Hahahahahhaa... challenge accepted #smirk
Dilihat dari atas 
Tanggung jawab seorang pelayan pengiriman di loket atau lebih keren disebut frontliner di pos bisa dibilang asik asik gregett.. Karena megang uang dengan traksaki yang itu sendiri bukan uang pribadi yang harus dijaga sampai waktunya tutupan di jam kerja. jangan sampai kurang, karena kalau kurang yaitu tanggung jawab juga. Tapi ini mengajarkan kita untuk lebih cermat dan teliti dalam bertransaksi lebih berhati hati dalam bekerja karena semua berhubungan dengan uang dimana itu sangat riskan.

Loket 6 itu adalah tempat aku berjaga
 Kamu yang membaca dimana juga bekerja di loket, pasti mengerti dan paham, terkadang ada publik yang membutuhkan perhatian lebih, dan jika kamu adalah seorang publik maka kamu juga perlu paham jika petugas loket juga manusia yang memegang tanggung jawab dan perlu perhatian dan kamu juga perlu tahu kan, jika mereka juga manusia.

Ya beginilah bangunan yang klasik dan tua tapi elegan.

Lagi ada acara pada saat itu.
 Saat ini aku jujur senang bekerja disini dan bisa menghadapi dan melayani masyarakat. Dan tentu pelayanan terbaik yang harus diberikan.
Semoga Allah subhanahu wata'ala merestui segala perkerjaanku. Aamiin..

Salam red ranger YOSHAAA!!!!!! (/ ^0^)/

Sunday, August 31, 2014

euphoria CPNS 2014


Judul ini mengikuti keadaan dimana aku juga terkena atau ikut euphoria CPNS 2014.
Kali ini pemerintah mengadakan pendaftaran CPNS secara online.
bisa lewat link berikut ini : https://regpanselnas.menpan.go.id/
Seperti yang sudah kita tahu, setiap formasi yang dibuka pasti hanya membutuhkan sedikit orang, menjadikan ini persaingan yang sangat ketat.
Pernah pengalaman dari teman dekatku sendiri, dia sudah benar2 hampir mendekati keberhasilan. Hanya perlu melawan 2 orang saingan lagi untuk berhasil diterima sebagi PNS. Dan ternyata memang belum rezekinya. Dan saat ini dia masih belum patah semangat untuk mencoba, dan aku pun ikut2an.

Untuk pertama kalinya mengetahui apa itu sih, bagaimana caranya. Ternyata cukup memusingkan.
Apa yang memusingkan? yaitu menentukan pilihan yang tepat apa yang sesuai dengan kita.
Kita hanya bisa memilih 1 formasi, jika sudah diinputkan gak bisa diedit lagi.
Lumayan membingungkan dan memusingkan deh pokoknya.
Apalagi kalo udah memilih dan memilah formasi di https://panselnas.menpan.go.id/index.php/form-2
Jamin banyaakkkk bangettttt formasinya.. "Ini gila! saya mau ambil yang mana?"

Sebenernya dibalik CPNS ini ada 30% kemauan sendiri 60% dorongan Mamakku. Hahahaha..
Tiap nelpon pasti tanya soal "udah di coba daftar?"
Walau dari pembahasan beliau, tidak terlalu menekankan anaknya untuk mencoba tapi ada permintaan secara halus yang mendorongku untuk mencoba mendaftar.
Ya sudaaah..
sekarang, aku udah mendaftar di sebuah kementrian, dan sudah bisa login masuk, upload berkas yang diinginkan. Dan dataku sudah tersimpan, benar! tidak bisa di edit -_-

Semoga berhasil.. yahh kalo berhasil Alhamdulillah.. kalo enggak, pasti akan ada rezeki lewat jalan lainnya.
Aaamiin..

Dan saran buat pembaca.
Diperlukan kekhusyukan dalam memilih formasi, semoga jangan sampai asal mencoba.
Karena perlu dilihat juga wilayah yang akan ditempatkan. Takutknya nanti tidak tahu jika akan ditempatkan diseluruh wilayah NKRI, karena jika mengundurkan diri akan diberi DENDA!
Pilih dengan yakin formasinya, baru daftar..

SEMANGAT! buat kalian yang lagi mengikuti arus CPNS :D

Monday, August 4, 2014

Sesal



Sering kali hati ini,
memiliki berjuta kata yang terpendam
Ingin ku mengungkapkannya
Semuanya
Dan kamu
Tahukah kamu?

Apa yang bisa lakukan?
Besar upayaku untuk mengatakannya?

Aku hanya bisa diam
Aku hanya bisa menahannya
Aku hanya bisa memandangmu
Dari sini..

Ada kala tak dapat aku bendung
Aku tertawa menyendiri
Menatap diri dengan ketidakberdayaan ini
Tahukah kamu,
Setiap ku mengingatmu
Batinku menangis
Sesal…

Kenapa ku harus mengenalmu…
Tanpa ku bisa
Ungkapkan semuan
Yang ada dihati …

Sunday, July 20, 2014

Virtual Life



Virtual Life? Apa itu? Mungkin ada yang bertanya – tanya tentang judul diatas.
Itu hanya sebuah kiasan untuk apa yang aku rasakan sekarang, bahkan beberapa bulan terakhir.
Kejadiannya adalah, hampir beberapa bulan ini aku sama sekali merasakan tidak pernah bisa mengingat mimpi. Seolah – olah ada sebuah dimensi yang bernama “virtual life”

Ditubuhku terdapat sebuah wadah yang tak aku sadari ada disana, entah sedari kapan.
Dan wadah itu terbuka ketika aku mulai memasuki alam bawah sadarku, yah aku masuk kedalam virtual life itu ketika aku mulai tertidur. Ketika otakku memasuki gelombang otak tetha.

Dan ini hanya sekedar tebakanku, pernah suatu ketika ada kejadian.
Aku sedang dalam keadaan sangat buruk, sangat down karena tekanan pekerjaan.
Dan aku memutuskan untuk melupakan sedikit permasalahan itu dengan tidur. Dan apa yang aneh? Ketika aku terbangun, semua beban seakan hilang begitu saja, seolah aku telah menemui seseorang yang berhasil mengembalikan semangatku. Dan saat itu aku merasakan perasaan sangat nyaman, perasaan seperti “sayang yang tersampaikan” Apakah aku sedang terjebak di cinta dunia mimpi? Mungkin itu kiasan yang lebih aneh lagi dan gak masuk akal.
Tapi mengapa aku merasa ini seperti nyata?
Tapi mengapa aku gak pernah bisa mengingat itu? Hanya potongan memori yang meninggalkan clue.
Sehingga aku beranggapan, aku di virtual life itu sengaja mengeset sebuah pengaturan agar ketika aku bangun, aku tak bisa mengakses semua memori yang terjadi. Entah aku tak tahu maksud dia apa. Mungkinkah memori memori itu menjadi sangat rahasi bagi aku di sana?
Yah, aku dikalahkan oleh egoku yang menginginkan sesuatu tapi tak aku dapatkan secara nyata.
Aku mulai mengenali beberapa egoku, bahkan ego yang sangat sulit dimengerti.
Jadi pada intinya, aku memang gak bisa mengakses memori di virtual lifeku ketika terjaga.
Hanya saja, hatiku bisa merasakannya. Sehingga aku bisa menebaknya.

Awal yang aku rasakan, aku merasa jengkel dengan kejadian itu, kenapa aku sering banget dan bahkan gak bisa mengingat mimpiku? Tapi kenapa ketika dalam keadaan terjaga, ada harapan ingin menuju ke tempat yang aku sebut virtual life itu tadi, mungkinkah Allah mengirim seseorang di virtual life sebagai tempat aku mengeluarkan permasalahan yang tak pernah bisa aku keluarkan ke orang2 yang ada di dunia nyata? Atau aku memang sedang termakan khayalanku sendiri?

Saat ini aku bisa menjawab tidak!
Karena apa?
Baru saja tadi pagi, sebut saja ada seseorang yang benar2 menghancurkan moodku.
Keadaan pagi tadi benar2 hampir menyita rasa bahagiaku akan liburan.
Rasanya seperti aku merindukan sosok yang aku gak paham, memang beberapa saat aku merasa mengingat aku memiliki seseorang disana didalam virtual life itu tadi.
Dan ada harapan dimana aku bisa kesana segera, nyatanya ketika aku berhasil tidur.
Aku memang tak mengingat mimpiku, tapi perasaan kacau itu tetap ada.
Tidak sama seperti perasaan sebelumnya yang selalu saja perasaan kacau itu hilang ketika aku tidur dan kembali terjaga. Malah tergantikan dengan perasaan nyaman dan bahagia.

Kemanakah dia?
Mungkin aku sedang membuat karya fiksi yang kalian akan tertawa jika membacanya, atau kalian mengira aku gila karena menceritakan hal aneh ini.
Sampai sampai aku terlihat menyedihkan, dan agak ngenes.
Tapi memang tak bisa di pungkiri, wajarkah jika aku memikirkannya? Dia yang ada di mimpi atau virtual life ku?
Karena aku benar benar tak bisa menggambarkan apa yang sekarang sedang aku rasakan.
Entah perasaan apa yang sedang dibenakku,atau di memori yang tersimpan di virtual life.
Mungkin sebuah rasa kehilangan.. mungkin lebih tepatnya “rindu”

:) 

Saturday, May 3, 2014

Bad Dream "Sebuah Petunjuk?"

Bad dream
Sepertinya belakangan ini benar - benar aneh untuk dicerna,
tampaknya seperti sesuatu yang terbayang sedikit tapi sulit diingat.
Seakan terjadi dikenyataanya tapi terpikirkan seperti mimpi.
Keadaan yang sangat tak wajar, buruk dan misteri.
Apa sesungguhnya yang sedang aku hadapi?
Kenapa aku…. sama sekali sulit mengingatnya?
Bahkan sedikitpun sangat sulit.
Terkadang aku bisa mengingat hampir keseluruhan sebuah mimpi.
Tapi mengapa belakangan ini aku seperti merasa memiliki mimpi yang,
dimana ada oknum mempengaruhi belahan kepalaku untuk tak mengingatnya?
Seperti disengaja oleh “sesuatu” untuk tidak mengingatnya?
Memaksakannya untuk ingat malah membuatku jadi mengantuk.
Tapi tadi, barusan.. mimpi malam ini.. yang barusan terjadi..
Aku mengingat mimpiku semalam, jelas dan sangaaaatt jelas.
Bahkan aku mengingat alur jalannya.
Aku memakai kemeja kerah, disebuah tempat yang asing.
Dan entah dalam suasanan yang tiba - tiba berubah,
seseorang dengan melangkah tegap menghampiriku.
Berjalan begitu pasti kearahku, dan aku hanya menatapnya, sedikit takut.
Dia menghempaskan tangan kosongnya dan tubuhku terdorong kedinding.
Aku seakan terpaku disana, didinding bata yang sudah berlumut.
Dia semakin dekat dan tangannya mengarah ke tubuhku.
Aku kaku tak bergerak, aku lemas dan tak tau harus bagaimana.
Rasanya benar - benar mimpi yang sangat buruk.
Dia, tangannya mencengkram kerah leherku dan menatapku tajam.
Tatap yang begitu penuh dengan rasa amarah, dia marah kepadaku?
Sangat jelas dia mencengkram, dan erat sekali rasanya, seperti tercekik.
“Pembodohan ini, sadarlah.. dan hentikan semua ini..!” dia berteriak diwajahku
“Hentikan sebelum aku buat kau menghentikannya..!”
“Kau! sadarlah, sadarlah.. lihat apa yang sudah menjeratmu!”
“Kau sudah dibodohi? apa kau tak akan marah?”
Aku menatap matanya yang benar - benar menampakkan kemarahan.
Apa dia marah kepadaku? Lalu apa yang telah aku perbuat?
Sehingga dia sampai semarah ini, dan seakan ingin membunuhku,
karena… kesalahan yang aku perbuat?
“Ini dirimu dan jangan kau terbodohi hal yang tak kau sadari..”
Napas sesak itu hilang bersamanya dan aku menghirup nafas dalam dalam.
Aku merasa ada seseorang yang membangunkanku, sehingga aku terlepas dari dia.
yang hampir membunuhku karena cengkraman tangannya.

Sebenarnya apa yang terjadi?
heemmh...

Sunday, April 20, 2014

Hal Yang Mengingatkanku Ke Masa Lalu

Baru kemarin ini, sepulang dari bekerja. Aku sempatkan untuk mampir kesebuah toko yang menjual pernak pernik aksesori kado atau lainnya. Dan lagi dan lagi seperti pebahasanku kemarin, tentang hebatnya kemampuan otak yang bisa membawa kenangan lama kembali muncul kepermukaan. Sebuah kenangan unik dimasa remaja saat SMA ketika melihat sebuah kartu ucapan tergantung, senyum pun terukir jelas. Betapa konyolnya saat itu, suka sekali saling tukar kertas dengan merk khusus harvest yang pada jamanku adalah kertas dengan motif paling bagus dan ciamik. Ini bukan membicarakan soal kertas binder bermerk harvest, karena pada saat itu otakku seolah membuat sebuah spekulasi, unik juga ya.. ternyata hanya dengan melihat sebuah benda, kita dapat merasakan suasana masa lalu.

Jika aku, ada beberapa hal yang membuat aku teringat masa lalu. Untuk saat ini setelah memikirkan begitu lama, aku baru menemukan 3 hal yang dapat membawaku teringat masa lalu. Dan tanpa diijinkan untuk bercerita, aku akan menyebutkan apa 3 hal itu.
1. Lagu
Bagiku lagu menduduki chart pertama untuk hal yang bisa mengingatkanku ke masa lalu, boleh percaya atau tidak. Hampir 80% otak kita merekam begitu banyak lagu. Pernah gak sih ketika sudah lama sekali kamu gak mendengarkan lagu, dan ketika kamu berada disuatu tempat kemudian lagu itu terputar, secara tak sadar kamu bisa mengikuti lirik lagu tersebut, bahkan sempurna seperti si penyanyi itu bernyanyi. Padahal terbilang sudah lama sekali kamu gak mendengar lagu itu.
Dan teringat beberapa hari lalu, karena bosan mendengarkan dvd player atau music player yang ada dihandphoneku, maka iseng aku menghidupkan radio dan menyambungkannya ke speaker.
DJ radio banyak bercuap2 tentang menghadapi malam minggu di jogja yang macet jangan galau, yaa.. karena pada saat itu adalah malam minggu. Menikmati lagu yang terputar dan lagu lagu yang begitu jadul. Merebahkan diri dan memejamkan mata, seolah diri ini benar – benar berada di jaman saat aku SMA, ketika saat itu aku memakai pakaian khas SMA yaitu putih abu2 lengkap dengan dasi hitamnya sedang duduk di kendaraan yang beken banget disebut angkot poncowati. Yah lagu seperti lagu peterpan – sally sendiri, ribas, lobow, dan beberapa band yang benar – benar jaya dijamanku waktu itu. Selepas meeting, mendengarkan radio adalah hal yang ingin aku ulangi diakhir pekan nanti. Dan karena ingin mengenang masa lalu, saat ini aku sedang kembali tergila – gila dengan lagunya carrie underwood – I told you so. Ini lagu jamanku SMA kayaknya, sedikit lupa.

2. Parfum
Dan yang kedua adalah parfum, mengapa? Terkadang aku mengenali seseorang itu dari parfumnya. Dan misalnya temanku mengganti parfumnya maka ketika saat itu aku menyadarinya aku akan nyeletuk “hey, kamu ganti parfum ya?” dan terkadang dia menjawab “eh kok tau? Kamu kok apal?”
Hahahaa… yahh aku itu diam diam suka menghapal wangi parfum seseorang, yaahh.. terkadang juga ketika pergi kemana, terus ada seseorang yang memiliki wangi yang sama dengan temanku, tentu itu akan membuatku ingat dengan dia. Padahal belum tentu itu dia, ya karena itu tadi. Aku mengenal dia dari indra penciuman. Kembali ke topik awal, mengapa parfum bisa membawaku mengignat masa lalu? Sekitar beberapa minggu yang lalu, awal bulan dimana aku menyempatkan diri untuk berbelanja keperluan bulanan, dan disana aku berada dikoridor yang terpajang begitu banyak parfum dari berbagai merk. Namanya juga manusia suka banget mencium cium wangi sampai hidungpun bingung dengan semua wewangian dan akhirnya pusing sendiri. Parfum shower to shower biru atau putri splash cologne warna orange dan pink benar benar bisa menyeretku ke masa SMA, hanya dengan menghirupnya. Ingatan masa SMA terputar jelas di kepala. Setiap jam olah raga, ketika abis turnamen basket, sparing antar sekolah, atau acara olah raga lainnya. Wangi itu benar – benar kenangan yang tak tergambarkan bahagianya. Masa remaja, masa yang ingin aku tonton ulang, tapi bukan berarti kembali ke masa itu. Tidak seperti itu maksudku.

3. Makanan
Dan yang terakhir, makanan.
Pernahkah kalian merindukan makanan – makanan ringan dijaman kalian masih kecil? Saat ini jawabanku iya.
Yah, aku sempat membuka artikel yang membahas panganan jaman kecil, haahha kemudian aku tertawa dan bertanya “masih ada gak ya yang jual makanan ini?” kemudian aku cari forum jual beli yang membahas makanan ini. Ternyata ada! Tapi ya harganya tak seperti yang dulu. Lebih mahal lah, namanya juga berkembang jaman.
Dan ternyata, esoknya ketika aku berangkat bekerja, aku bertemu dengan rekan kerjaku yang membeli makanan jaman purba kala (lebai). Kalian ingin tau makanan apa itu? Coklat ayam jago dan nissin mini stick dengan gambar cowok pemain rugby bernomor dada 10. Ini makanan jaman SD, dan ketika aku memakannya teringat banget saat SD membeli jajanan ini di bibi2 yang menjual dagangannya di pagar sekolah, saat itu aku inget banget harganya Rp.500 dan sering aku beli dihari sabtu sebagai cemilan untuk nonton acara seru di televisi ketika hari minggu. Mengingat itu membuat aku tersenyum kecil bahkan tertawa kecil.
nissin mini stick
coklat jago











Bagaimana dengan kalian?
Kalo untukku baru 3 hal ini yang aku ingat bisa membawaku ke masa lalu. Sayangnya masa kecilku tak sama dengan masa kecil anak2 jaman sekarang, memang lebih modern tapi sifat sosialnya semakin menurun. Entah itu dari mainannya, makanannya, dan kegiatan lainnya.
Semoga untuk kita bisa berharap jaman untuk anak kita akan lebih baik. Aamiin..

Sekian..!
Yosha!

Wednesday, April 16, 2014

Pengalaman Wawancara Kerja



Ceritanya aku mau share pengalaman wawancara kerjaku neh, walau udah lama banget. Tapi setidaknya sedikit berbagi lah gimana kemarin aku menjelaskan kepada mereka, para HRD itu.
Aku pernah diberi pertanyaan seperti ini, saat itu aku wawancara mau kerja di pinopico.com

T = tanya | J : jawab

T : Kenapa mbaknya daftar kerja di pinopico?
J : Karena warnanya merah mas, dan saya suka warna merah.

Mereka bingung dengan jawabanku
T : Kenapa suka warna merah?
J : Bisa diartikan sendiri warna merah itu melambangkan apa? sosok karakter yang berani dan survivor. Merah sendiri mencerminkan pribadi yang bersemangat. Selain itu juga dengan pandangan sekilas saja saya tertarik dengan pinopico dan kreasi papercraft.

T : Dilihat dari CV, masih semester 7? skripsi ya? Bab berapa?
J : Malah saya belum ngambil mas, karena belum dapat gambaran mau buat apa.

T : Lalu kesibukan mbak saat ini apa?
J : Belakangan ini saya lebih banyak main keluar kota jalan - jalan, saya mencari kerja seperti ini juga agar bisa mengikat saya untuk stay di suatu tempat agar bisa memikirkan judul apa untuk skripsi saya nanti.

T : Kemampuan apa yang mbak punya berhubungan dengan seni papercraft ini?
J : Saya orangnya kreatif, dan saya suka seni. Saya orang yang telaten dengan hal yang saya sukai. Dan saya juga bisa desain animasi seperti papercraft ini.

Disini aku diterima bekerja, dan sekitar 6 bulan aku bekerja disini karena aku mulai fokus skripsi juga.

Karena saat itu pinopico adalah sebuah usaha mahasiswa UII, maka saat wawancara tidak terlalu formal, karena mas mas HRDnya juga santai. Bahkan sampai sekarang aku masih berteman sama mereka, sayang aja pinopico gak ada yang nerusin karena para mahasiswanya udah pada mau lulus semua.

Dan berpindah ke perusahaan export furniture didaerah kalasan. Ini aku belum diresmikan lulus tapi udah melancong melancong nerima panggilan kerja. Entah diterima atau enggap, itung2 sebagai batu asah buat menghadapi wawancara kerja lainnya juga.
Yang satu ini formal sekali, karena aku datang dengan pakaian sangat rapi. Menghadapi tes yang berkala juga. Aku juga gak seberapa ingat, poinnya. intinya Aku berhadapan dengan 3 HRD langsung, dan mereka tanya buanyaaaakkkkkkkkkkk halll…… hampir 1 jam broo

T : Bisa tolong Anda jelaskan, Anda ini orangnya seperti apa?
J : Saya karakter yang unik menurut saya, saya orangnya pandai menyesuaikan diri dilingkungan baru, supel dan berkkemampuan memiliki teman yang banyak. Selain itu saya orangnnya sangat menjunjung tinggi prioritas janji yang saya buat pertama kali. sesederhana apa itu janji jika sudah saya buat pertama kali maka akan saya tepati dahulu.

T : Bisa jelaskan apa kelemahan Anda?
J : Kelemahan? Untuk kemampuan saya orangnya lebih cenderung generalis, oleh karena itu saya bisa dan paham tentang banyak hal, tapi saya tidak bisa spesial di bidang tersebut. Seperti saat ini, saya mengerti dan paham semua aplikasi office, adobe, atau software lainnya. Hanya saja saya kurang spesialis disalah satu bidang tertsebut. Jika ditanya bisakah saya desain? maka akan saya jawab “iya saya bisa” tapi saya tidak sefasih desainer lainnya. Bagi saya kemampuan generalis saya adalah kelemahan saya karena saya kurang berminat mendalamai apa yang sudah saya bisa, salah satu dari apa yang saya bisa agar menjadi spesialis bidang tersebut. Karena saya belajar dari rasa penasaran dan keingin tahuan sebelumnya. Ketika saya penasaran dengan bahasa jepang, maka saya akan mengambil waktu sepadat mungkin untuk mempelajari semua tentang jepang, aksara, bahasa dan budayanya. Tapi ketika saya sudah hampir mengetahuinya, maka saya sudahi sampai disana. sebatas tahu apa itu hiragana, katakana, kanji, dan pengetahuan dasar jepang lainnya.  Saya orang yang terkadang melakukan sesuatu tergantung mood yang baik, saya pasti akan sangat sempurna mengerjakan sesuatu jika disaat itu mood saya sedang baik, tapi belum tentu saya tidak profesional. Saya juga pribadi yang suka mengerjakan apa yang saya suka dan tidak suka mengerjakan apa yang tidak saya suka. Teman saya menyebut saya egois, karena saya selalu meninggalkan apa yang tidak saya sukai, apapun itu.

T : Lalu kelebihan Anda?
J : Saya orang yang kreatif, banyak akal dan cerdas, kenapa saya mengatakan diri saya cerdas? karena saya orang yang mampu menyelesaikan masalah saya sendiri. Terkadang orang orangatau teman saya sendiri menjudge saya sebagai pribadi yang tertutup, tidak suka share permasalahan saya, itu karena saya ingin mencoba menyelesaikan masalah saya sendiri. Selain itu saya orang yang lebih suka belajar dengan teknik mengamati, membaca dan mendengarkan. Saya perempuan tapi saya mengakui saya memiliki kemampuan lain diluar batas perempuan, saya merasa pribadi saya tangguh, karena itu saya bebas sekalipun saya bekerja dibawah tekanan. Saya sangat mudah beradaptasi dengan beberapa karakter orang, dan kenyataanya teman saya banyak sekali. Begitu juga ketika belajar, nilai saya akan sangat baik ketika mata pelajaran tersebut adalah mata pelajaran yang saya sukai.

***

Sudah berapa kali aku wawancara kerja, dari beberapa panggilan.
Tapi tetap saja aku perlu mengeksplore lebih dalam diri aku agar saya bisa menjelakan kepada mereka apa kelebihan aku dan apa kelemahan aku.
Untuk saat ini aku sedang bekerja di sebuah perusahaan pengembangan diri dan teknologi gelombang otak, semacam bekerja dan belajar.
Dan untuk teman - teman sekalian,
jangan merasa ragu untuk dengan kemampuan kalian, dalam memilih pekerjaan atau apapun itu, jangna pernah merasa ragu dengan kemampuan kalian sendiri.
Selama kalian masih bisa belajar, segala apapun di dunia ini manusia pasti bisa mempelajarinya.
Belajar dan terus belajar.
Tentukan masa depanmu karena hanya kamu yang mengerti masa depanmu.

Yosha!


Thursday, April 10, 2014

Rindukah aku? kepada sang tamu mimpi?

Dream Catcher

Pernahkah kamu merasakan merindukan sesuatu?
Tapi yang kamu rindukan adalah hal yang tak kamu ketahui.
Bagaimana rasanya?
Membingungkan?
Yah mungkin semacam itu rasanya.
Bagaimana perasaan itu ingin sekali bertemu.
Tapi kamu tidak tahu caranya bagaimana.
Kamu mencoba melakukan cara yang sama agar bisa bertemu,
ternyata kamu tak juga bisa bertemu.
Sama halnya juga aku.
Aku merindukan sosok didalam mimpiku, panggil saja dia si hantu mimpi.
Sosok yang entah siapa.
Dan aku tak tahu kenapa merindukannya.
Entah perasaan apa ini, aku juga kurang mengerti.
Si hantu mimpi ini hadir tanpa dipanggil.
Dia terasa nyata, sangat nyata.
Menyentuhnya, memeluknya, dan merasakan tiap detail wujudnya.
Dia kerap hadir tapi ketika aku ingin bertemu, dia sangat sulit ada.
Siapakah dia..
Darimanakan dia..
Dan berada dimana dia..
Aku tak pernah tahu..
Seolah aku dipaksa untuk melupakan mimpi tersebut.
Melupakan tentang dia dan apa yang terjadi dimimpi itu.
Hanya yang aku rasakan, aku memiliki sebuah perasaan sayang.
Rasa sayang tanpa alasan.
Bukan karena kebagusan rupa, kekayaan harta dan materi, atau kebaikan sifat.
Bahkan aku sampai tidak perduli siapa dia.
Lalu perasaan apa ini?
Dan akan berujung sampai kapan?
Berhari berlalu setelah pertemuan terakhir kita dimimpi itu.
Sekelibat ingatan seperti terputar di otakku.
Sedikit aku mengingat tetang percakapan itu, dia katakan padaku.
"Aku takut.. Aku takut kehilangan kamu.."
"Aku takut.. Aku takut kamu kehilangan perasaanmu padaku.."
"Kamu hal yang manis.."
"Rasanya seperti tak sanggup melepaskan hal itu.."
Dan jika dia bisa mendengar, maka ketahuilah.
Apa yang terpikirkan olehku tentangnya, bahkan dialam sadarpun aku ingat.
Bagaimana bisa tertanam perasaan aneh ini?
Dan itulah mengapa aku sebut dia si hantu mimpi.
Dia terasa seperti ada dimana - mana aku berada.
Rasanya seperti dia ada disekitarku, memantauku dan mengetahui tiap gerak gerikku
Dia sungguh sangat curang..
Aku tak pernah tahu dia, tapi dia bisa mengetahuiku.
Lalu perasaan apa ini?
Bagaimana cara aku mengatasinya??

-eka yuliana-

Thursday, March 13, 2014

"Berharga"

Bahagia adalah TAKDIR semua manusia :)
dan Allah sudah menjaminkannya
untuk mereka yang bersyukur.
Kedinginan apa ini? kenapa terasa sangat berbeda?
Kesunyian apa ini? kenapa terasa ganjil?
Seperti malam yang gelap karena mendungnya
Seperti malam yang kelam karena dinginnya
Jangan sampai terus terjadi Ya Allah
Jangan hilangkan bintang - bintang itu
Karena mereka sangat berharga

Hembusan begitu lembut tapi menusuk
Seolah berbisik keadaan apa yang terjadi disana
Aku hanya bisa menerka Ya Allah
Sesungguhnya dia sangat kuat
Bahkan aku sering kagum dengan apa yang ada didirinya
Jangan jadikan malam dingin ini temannya Ya Allah
Karena kehangantan sangat berharga untuknya

Gelap itu begitu mencekam,
Mendung disiang hari pun terasa gelap
Lalu bagaimana jika dia bersanding dengan malam?
Maka berilah sedikit cahaya untuknya Ya Allah
Karena Engkau Sang Maha Hebat dalam mengatur keadaan hati seseorang
Karena Engkau Sang Maha Bijaksana dalam mengetahui perasaan seseorang
Aku berdo'a padamu Ya Allah
Tariklah wajah sedih itu darinya
Karena senyumnya sangat berharga

Dan aku terus berdo'a disini Ya Allah
Jagalah dia dari kesedihan itu
Karena dia hanya pantas untuk bahagia
Dia sudah terlalu sering merasakan kesedihan
Dan jaminkan semua itu akan dia dapatkan secepatnya Ya Allah
Limpahkanlah kebahagian itu segera
Tarik kesedihan itu dari hatinya

Karena dia juga berharga Ya Allah
dan berilah pula sesuatu yang berharga untuknya

-eka yuliana-

Thursday, February 27, 2014

Entahlah..


Apa yang kalian lakukan?
Berbuat sesuatu seolah aku tak mengetahuinya?
"Siapa saya", aku bertanya sendiri
kenapa kalian menyembunyikannya?
Taukah kalian rasanya lebih sakit ketika mengetahuinya?
Tanpa diberi tahu?
Dan kalian bukanlah orang asing dihidupku
Dan untuk apa disembunyikan? pada akhirnya akupun tahu?
Aku cukup dewasa untuk mengetahuinya, dan jangan tanya aku tahu dari mana
Aku cukup pintar untuk menelisik, meski aku jauh
Kenapa seolah aku sudah tak mengenal lagi kalian?
Kalian adalah hal yang berasal dari tempat yang sama
Dan itu yang membuat kalian terikat sebuah jalinan.
Masihkah harus saling menyerang?
Aku yang bukan dari asal yang sama seperti kalian
Aku paham, dan akupun lebih muda!
Akupun memiliki darah yang sama
Haruskah aku tak tahu?
Sedangkan pada akhirnya keluhan itu sampai ditelingaku?
Kalian berada di istana yang sama, mengapa saling serang?
Kalian berada di kerajaan yang sama, mengapa saling terjang?
Jika pondasi itu runtuh, maka rumah mana yang akan bertahan?
Jangan..
Aku merasa masih terlalu kerdil untuk menahan retakan itu
Dan aku tak sanggup, lihat tanganku masih kecil
Mungkin itu yang membuat kalian menyembunyikannya
Tapi bukan berarti aku tak bisa apa - apa
Dan itulah mengapa aku semakin malas untuk pulang
Aku merindukan mereka, pasangan yang melahirkanku
Tapi aku juga belum kuat melihat secara langsung tentang kalian
Menyedihkan..
Lihat aku, aku benar - benar masih terlalu kecil
Dan..

Entahlah....

Saturday, February 15, 2014

Dan kemudian si Anggrek itu....


4 tahun yang lalu..
Aku masih ingat sekali di kepalaku ini, sebuah hal yang begitu dalam dihati.
Saat itu aku berjalan di sebuah pinggiran yang menjual beberapa macam bunga. Aku mendatangi pedagang pinggiran yang menyusun beberapa macam pot berisi bunga, terdapat bunga anggrek, mawar, melati air, sedap malam, matahari, aster dan beberapa bunga yang terpajang sesuai pada kelompoknya.

Mataku berkeliling mengamati setiap penjuru tempat pedagang itu menaruh bunga – bunganya.
Dan, mataku tertuju kepada 3 bunga yang bukan sebuah kelompok yang sejenis.


3 bunga yang terdiri dari Anggrek Merah, Mawar Putih, dan Aster kuning. Aku menghampiri pedagang dan bertanya sebuah pertanyaan yang membuatku penasaran.
“itu mengapa ke tiga bunga disana dipisah pak??” tanyaku membuka rasa penasaranku.
“oh itu ada seseorang yang menitipkannya untuk dirawat.” Jawab tukang bunga tersebut melirik sepintas kearah tanganku menunjuk. Aku mengangguk dan kembali mulut ini ingin bertanya sesuatu.
“orang menitip? Memangnya, bapak menerima jasa penitipan bunga?”

Bapak tersebut sempat tertawa kecil “tidak nak, bukan begitu.. cerita dari ketiga bunga tersebut sedikit berbeda.” Bapak tersebut terlihat mengibas – ngibaskan tangannya membersihkan sisa2 tanah.
“asal kau tahu nak. Bunga itu, bukan hanya sekedar bunga.”
Aku mengernyitkan dahiku pertanda sebuah ekspresi kurang mengerti “maksudnya?”

Aster Kuning
“Dia si Aster kuning, pernah berada di sebuah kebun bunga seperti aster pada umumnya. Dan sepemilik mengambil salah satu kemudian menaruhnya dalam pot dan memajangnya di meja ruang makan. Berbaur bersama dengan keharmonisan keluarga pemilik aster. Beberapa saat si aster menikmati keharmonisan keluarganya, yahh seperti kata pepatah, hidup tak indah tanpa masalah. Maka datanglah sebuah masalah, dimana banyak sekali yang syirik dengan keharmonisan keluarga tersebut. Segala rencana busuk di serangkan ke keluarga tersebut, sampai dari sakit, jatuh bangun, dan segala macam lainnya. Maka karena itu pemiliknya menitipkan aster ini kemari, agar suatu saat nanti bisa diambil ketika permasalahannya sudah selesai.” Jelas si Bapak panjang lebar dan aku mengangguk, “lalu lainnya pak? Anggrek dan mawar itu?” Aku lihat Bapak itu menarik kursi dan mempersilahkanku duduk, sepertinya akan menjelaskan sebuah cerita yang agak panjang.

Mawar Putih
“untuk si mawar putih itu. Dia adalah bunga mewah, elegan dan cantik dari seorang keluarga yang biasa namun bahagia. Hanya saja, bunga ini sebelumnya hanya terkurung dalam kamar, tak pernah mengetahui keindahan sejatinya. Baginya dia hanya sebuah bunga yang dianggap seperti mawar pada umumnya. Sang pemilik yang juga tidak peka terhadap keindahan bunga tersebutpun hanya membiarkannya begitu saja. Hingga pada suatu saat ada seorang tamu yang sempat tak sengaja melihat bunga itu dan menawarkannya dengan harga tinggi. Rasa kaget sempat hinggap ke pemilik mawar, karena tidak menyangka jika bunga itu memiliki harga yang sangat tinggi. Rasa penasarannya pun timbul maka terbesitlah ide di kepala pemilik mawar untuk mencoba memperlihatkan bunganya ke khalayak umum. Dan ternyata benar, semua orang sangat menyukai bunga tersebut. Semua orang berusaha ijin menawar bunga tersebut. Dari sanalah mulai timbul rasa sayang pemilik mawar, dan ditetapkannya bunga itu akan menjadi teman seumur hidupnya. Akan dikembangkan dan di pelihara dengan baik olehnya, walau tetap saja….” Aku mencoba mencerna mimik si Bapak. Beliau melihat kearahku kemudian kearah bunga tersebut.

“bunga mawar itu tetap merasa dirinya hanya sekedar mawar. Dan baginya semakin dia dikenal orang banyak semakin susah dirinya untuk meyakinkan bahwa dia hanya untuk pemiliknya, bukan untuk diperlihatkan orang banyak. Dia sempat layu beberapa saat, untuk membuktikan kepada pemilinya jika dia tidak menyukai dilihat orang banyak. Maka dari itu si pemilik mawar membawanya kemari agar si mawar bisa belajar, karena bagi pemilik bunga tersebut perlu banyak belajar.”
Aku tertawa kecil.. “sedikit aneh kok seperti manusia saja ya pak??”
Pedagang bunga itu meluruskan pandangannya “kan sudah saya bilang nak, ini bukan bunga biasa”
Aku kembali terhenyak dan mendengarkan Bapak itu bercerita.

Anggrek Merah
“dan si Anggrek itu.. Banyak sekali cerita yang sangat tidak diduga darinya. Dia adalah bunga indah yang sedang mencari jati dirinya yang sebenarnya. Dia banyak dihujani karakter dan dia bingung dengan keadaanya. Seperti pemiliknya sebelumnya, pemiliknya adalah seorang yang cukup berada didaerahnya, bunga ini adalah saksi dimana keharmonisan keluarga kecil tersebut. Namun tetap saja sebuah keluarga pasti ada hal yang kurang, anggrek ini sering menjadi tempat bercerita anak – anak si pemilik. Anak2 pemilik selalu berkata jika pemilik tidak pernah memberi sebuah rasa sayang, bagi mereka pemilik cukup memberi uang maka anak2nya akan bahagia. Terkadang anak2nya selalu merasa pemilik tidak mau terlalu repot dalam mengurus anak2nya. Dan si anggrek ini hanya bisa menerima karena kau tau dan bisa kau lihat, bunga unik ini bisa hidup menempel dimana saja kan? Dia adalah bunga unik yang bisa beradaptasi. Dia banyak sekali berpindah pindah pemilik. Dan sekarang ini, dia satu2nya bunga yang untuk saat ini tidak memiliki seorang pemilik. Aku mendapatkannya tercampur bersama beberapa anggrek lainnya, karena dia anggrek yang berbeda warnanya maka dari itu aku letakkan saja menjadi satu disana. Cerita yang tak begitu banyak. Tapi tetap saja anggrek ini memiliki sisi yang belum terkuak.”
Aku menjadi sangat tertarik mendengar cerita Bapak tersebut.

Waktupun berlalu.. aku mengenang bagaimana cerita tentang 4 tahun lalu..
Dan saat ini, aku kembali ke sana, mengunjungi sahabat lama seorang pedagang bunga. Aku melihat dari kejauhan, beliau sedang sibuk menata satu persatu bunga sedap malam yang sudah tersusun rapi.
Aku mengucap salam dan dia menoleh dengan jawaban salamnya.
“Hey nak! Lama tidak berjumpa, dari mana saja? Sudah 4 tahun tak terlihat” jawabnya bersalaman denganku, dan aku menyambut uluran tangannya. Aku duduk di kursi yang dia persilahkan. Mataku tetap seperti biasanya, melihat sekitar menikmati aroma bunga dan beberapa warna padu yang cantik.
“Loh pak.. 3 bunga itu masih disana? Masih hidup? Keren sekali?!” kagetku melihat Anggrek Merah, Mawar putih dan Aster kuning masih disana ditempat yang sama dan tetap bertiga.
Bapak itu tersenyum. “sudah aku bilang nak.. mereka bukan bunga biasa. Kau baru mempercayaiku?” sindirnya tersenyum simpul. Aku menggaruk ujung kepalaku.. “hahahhaa” tawaku renyah.
“Itu si aster kuning, sebentar lagi akan diambil oleh pemiliknya.” Jawab si Bapak
“oowh.. tinggal 2 dong..”
“tidak juga, mawar putih oleh pemiliknya akan di bawa pindah.”
“lalu si anggrek?” tanyaku.
“belum ada, dia masih tetap sama dari dahulu..”
Aku terpaku oleh anggrek itu, rasanya ingin sekali aku miliki anggrek itu.
“emm apa boleh aku memilikinya??”
Si Bapak menoleh kearahku.. “aku tak bisa mengijinkannya sebelum kau mampu berbicara kepada anggrek itu.” Aku memasang wajah melongo.. “berbicara?”
“kau tak bisa? Jika tidak.. maka aku tak bisa merelakannya.”
Aku menghampiri anggrek tersebut. Aku mengangkatnya dan membawanya ke sebuah meja. Sebauh perasaan dimana ada seperti sinyal listrik singkat saat aku menatap anggrek ini. Apakah memang kau bukan hanya sekedar anggrek??

“Aku akan tetap disini..” aku seperti mendegar anggrek itu berbicara seperti itu..
Aku kaget dan sedikit menggerakkan tubuhku, 
“kk..kauu? apa aku sudah gila?” Aku menoleh kearah Bapak yang masih bergelut dengan beberapa bunganya, sepertinya dia tak mendengarku.
“Aku tak bisa kemana – mana.. aku akan tetap disini..” Aku seperti mendengar suara itu lagi.
Aku kembali memposisikan tubuhku menghadap kearahnya, kali ini aku mencoba lebih tenang menghadapi bunga aneh ini.

Aku berguman dalam hati. “lalu kau akan tetap sendiri, ketika ke dua temanmu pergi?” Tanyaku
“Aku akan tetap disini, mereka memang akan kembali kerumahnhya. Tidak lagi disini dalam pengembaraan kami, akan hanya tertinggal aku disini. Diantara kami bertiga, mungkin aku akan bertahan disini lebih lama, jadi kemungkinan ada saatnya aku bisa menjadi alasan mereka kembali kesini walau sekedar mengunjungiku. Aku akan menyediakan tempat yang sama, yaitu disampingku ketika mereka tiba dan kembali.” Aku menatap dengan seksama sebuah obrolan dari hati ke hati.

“Kau tau anggrek? Kau sangat cantik. Mungkin kau bisa lebih telihat bersinar jika kau terlepas dari keadaanmu sekarang ini, mengapa tak terbesit di hatimu, menjadi seperti mereka? Apa kau mau ketika mereka pergi, kemudia mereka kembali mengunjungimu, kau masih dalam keadaan yang sama? Seperti ini?” tanyaku

Anggrek itu tak bergeming.. “lalu? Apa kau baru saja memberi sebuah mata pelajaran kuliah?”
Aku tersenyum.. aku pernah dengar dari seorang guruku. Jika kau tertarik untuk merubah dirimu menjadi lebih baik dengan cepat, maka lepaslah sementara orang – orang disekitarmu. Lepaslah mereka dan menjauhlah sementara, dan kau akan kembali beberapa saat kemudian dengan kepribadian yang lebih baik. Itulah cara tercepat seseorang untuk berubah.” Anggrek itu diam
“dan kau tau? Kau sangat cantik, kau bisa menjadi lebih berharga jika berada ditempat yang lebih baik. Apakah kau tak membayangkan betapa senang dan terharunya kedua temanmu jika melihatmu lagi dengan keadaan yang lebih baik bahkan sangat baik?”

“teman temanku tak hanya mereka berdua, lihat disana.. anggrek – anggrek itu, bunga bunga lainnya itu.. mereka juga adalah temanku. Apa aku perlu meninggalkan mereka juga? Belum tentu aku akan bertemu dengan mereka lagi.”

Aku sudah cukup tau banyak tentangmu, saat ini kau tak tau harus kemana? Jati dirimu sebenarnya seperti apa, kau belum menemukannya, kau tak ada pemilik, aku tau. Anggrek, terkadang ketika kita berniat untuk mencapai kesuksesan, kita memerlukan pengorbanan, sekarang ini lihat.. siapa orang yang akan mendukungmu? Mereka pasti akan melepaskanmu walau ada rasa tidak bersedia untuk berpisah. Tapi demi masa depanmu, mereka menyayangimu dan pastinya mereka akan lebih baik jika kau bahagia kau sukses. Ini tak menjadi buruk, kau hanya perlu menjadi lebih baik. Itu saja, dan kembali lagi ke mereka dengan keadaan yang bukan seperti ini. Dengan keadaanmu sebelumnya dan keadaanmu yang sekarang ini, apakah kau tetap tak ingin berubah menjadi lebih baik? Hal yang kau ingin temukan, apa kau tak ingin mencarinya? Apa dengan kau tetap disini hal tersebut bisa kau temukan jawabannya??”

“Manusia, kau cukup menarik.. lalu bagaimana cara aku memulainya?”

“kau cukup menggerakkan keputusanmu. Aku bisa membantumu, ikut denganku.”

Anggrek itu terdiam..jika nanti saatnya tiba, jika nanti mereka berdua benar2 sudah tak ada disampingku, ketika kami hanya terhubung ikatan hati dan komunikasi jarak jauh. Apakah kau mau datang dan membantuku?”

Aku tersenyum.. semangat anggrek ini, sungguh.. menggerakkan hatiku untuk membantunya.
“Tentu saja!” jawabku lantang “aku akan datang lagi, dan.. hari itu hanya terhitung beberapa hari kedepan, apa kau siap??”

“aku siap..” jawab anggrek itu pelan.

Aku berdiri.. “aku harus pergi, kita pasti akan bertemu lagi anggrek.. secepatnya..” ujarku tersenyum dan mengembalikan anggrek itu ketempat asalnya, aku berjalan kearah Bapak yang sedang sibuk memotong dahan bunga.
“bagaimana?” ujar Bapak itu

“aku mulai mempercayai ucapanmu tadi, sebelumnya aku beranggapan aku gila.” Ujarku tertawa.
“aku akan kemari lagi setelah Aster dan Mawar putih itu tak lagi di sebelah Anggrek, dia yang memintaku seperti itu.” Ujarku, si Bapak termangu..
“aku pergi ya Pak.” Ujarku kemudian dan mengucapkan salam.
Bapak pedagang melambaikan tangan seraya menjawab salamku.

Bapak pedagang bunga itu melihat kearah anggrek yang terlihat lebih segar, kemudian si Bapak tersenyum tipis.. “semoga tepat.”

Oo0 Bersambung 0oO

Apa yang akan terjadi dengan anggrek itu? Tentang keputusannya?
Memilih untuk meninggalkan tempat lamanya demi menjadi anggrek yang lebih bersinar dari sebelumnya.
Meninggalkan beberapa hal yang menjadi pengorbanannya selama beberapa saat, tentunya bukan hitungan yang singkat. Kemudian dia akan kembali menjadi anggrek yang lebih cantik, penghuni etalase yang bergermerlap dan indah kemudian akan membantu teman – teman bunga lainnya bersama dia.
Dan menjadi anggrek yang lebih baik ketika Aster dan Mawar putih datang berkunjung menemuinya.



Dan kemudian.. apakah si Anggrek itu........... 
untuk sementara hanya dia dan Allah yang tau..