Wednesday, April 18, 2012

MOTIVASIKU

MOTIVASIKU

Oleh : Eka yuliana 

Aku masih menjadi seorang perempuan yang semakin menanjaki umur kedewasaan. Bagaimana nantinya aku mulai belajar untuk mandiri dan menghadapi kerasnya dunia. Ayahku sosok yang nantinya akan aku buat bangga karena telah memiliki seorang putri yang hebat, Ibuku yang nantinya akan aku buat bahagia telah melahirkan seorang perempuan yang tangguh, dan adikku dia akan aku buat bangga memiliku kakak sepertiku.

Aku mengarungi hidupku sedari kecil dididik untuk tak terlalu menikmati belaian serang ibu secara langsung. Eka kecil, dia sempat tidak mengerti kenapa dia tumbuh jauh dari kasih sayang kedua orang tuanya? Eka kecil sangat iri kepada adik laki – lakinya yang sedari lahir sampai kini remaja menikmati kebersamaan yang kerap dia temukan tiap pagi, siang dan malam. Sedangkan untuk seorang eka, dia jauh dari kedua orang tuanya sedari dia umur 5 tahun. Tumbuh menjadi sosok perempuan yang berbeda dari sosok perempuan pada umumnya yang cenderung manja atau lemah. Namun Eka justru menjadi kuat dan tumbuh menjadi gadis yang tangguh meski sedikit pemalas.


Disini nenekku lah yang sangat berjasa memberikan aku pelajaran untuk tumbuh berjuang melewati masa remaja yang menjadi titik awal percobaan dalam hidup untuk benar – benar menjadi pribadi yang dewasa. Nenekku, wanita yang sangat aku sayangi, jujur dia wanita pertama yang pernah membuat aku menangis. Tangis bahagia atau tangis sedih karena merasa pernah melukai hatinya. Tapi bukan berarti aku tak sayang dengan ibuku, tanpa ibu aku bukanlah apa – apa, meski beliau jauh, aku percaya rasa sayangnya tak pernah terbedakan antara aku dan adikku. 


Bahkan sampai aku sebesar ini aku masih merasakan rasa iriku yang kerap menyapa pikiranku, melihat adikku yang begitu dekat dengan ayahku bahkan sangat erat. Yah itu adalah hubungan antara pria, tapi eka yang sedari kecil mungkin bingung kenapa aku merasa asing dan seperti tak mengenal ayahku sendiri? Itu berkembang sampai ketika aku berada di bangku SMP, aku berada dirumah pun aku merasa kurang menikmati kebersamaan, lain seperti ketika aku berada di keluarga nenekku dimana disana ada tantekku yang aku anggap seperti mbakku dan nenekku yang aku anggap seperti ibuku, dan adik2 sepupuku yang aku anggap seperti adik kandungku sendiri. Mengapa aku sampai bisa merasakan hal itu? Aku merasa asing dengan keluargaku sendiri.


Perasaan itu mulai hilang ketika aku menemui kasus yang ternyata anak yang kurang perhatian secara langsung itu tak cuma eka, tak cuma aku. Di luar sana jauh dan mungkin sangat banyak anak yang tak merasakan kasih sayang orang tuanya, kenapa aku tak mensyukurinya? Dan perlahan aku sudah bisa terbuka dengan ibuku meski dengan ayahku terkadang saja aku berbicara secara intend.

Aku pernah merasa sakit hati, waktu itu aku pernah membuat hati adikku jengkel sehingga dia melontarkan perkataan dimana dia lebih suka jika aku bersama keluarga nenekku, bukan dirumah. Untuk umurnya yang sudah remaja itu, sulit aku menterjemahkannya sebagai gurauan. Aku menangkapnya sampai dasar hatiku. Benarkah begitu? Rasanya saat itu aku ingin menghilang dari dunia dan tak menjadi kakaknya lagi. Tapi, lagi2 aku berpikiran bodoh, bagaimana bisa? Dia adik laki – lakiku, satu2nya saat ini yang aku punya sebagai saudara yang pernah tinggal dalam kandungan yang sama, kenapa aku memikirkan itu? Adikku mungkin sedang bercanda, yahh.. sampai sekrang aku menganggap adikku bercanda. 


Untuk kejujuran, anak2 sering mengeluh dimarahi oleh kedua orang tuanya. Berbeda bagiku, aku justru ingin merasakan bagaimana rasanya di marahi oleh kedua orang tua? Memang aku nakal dan bandel, amarah sering aku dapat dari nenekku, bagaimanapun beliau yang mengopeniku sampai aku sebesar ini. Kembali ke topic tadi, aku tak pernah merasakan amarah dari kedua orang tuaku, aku sempat berpikir, apakah aku anak yang terlalu baik untuk mereka atau karena mereka tak pernah bisa menyampaiakan amarah mereka? Adikku sering mengeluh jika dia dimarahi oleh orang tuaku, bahkan dia iri kepadaku, lucu sekali kia berdua seriing merasa iri satu sama lain. 


Memang adikku seperti itu, aku juga tak tahu watak adikku, meski dia adik kandungku, justru aku lebih dekat dengan adik sepupuku lainnya. Tapi bukan berarti aku tak menyayangi dia, aku justru sangat sayang kepadanya. Aku sempat merasa benar – benar kehilangan tenaga ketika mendengar berita kecelakaanya yang menyebabkan dia mengalami retak kaki. Jika aku pulang, terbesit dikepalaku ingin memeluknya, mengusap kepalanya seperti yang pernah aku lakukan ketika dulu dia masih kecil, tapi sepertinya dia sudah baligh dan lucu aja jika aku melakukan itu. Malah aku cenderung melakukan keusilan yang membuat dia menjadi terusik. aku sering tertawa sendiri jika mengingat masa ketika aku dan dia masih kecil, dia sering banget menjadi adik yang paling menjengkelkan, selalu mengikutiku kemanapun aku pergi, bahkan dia menjadi anak rumahan dadakan jika aku berada dirumah. Padahal dia sering bermain keluar dengan teman – temannya, hanya demi aku dia rela mengabaikan bermainnya. Memilih dirumah mengajakku bermain monopoli, ular tangga, nitendo, game computer, tamiya, wayang, kelereng atau permainan lainnya.


Itulah mengapa yang membuat aku menyayanginya, mungkin dia gak sadar dan menganggap aku kakaknya yang cuek kepadanya, hanya bisa ngomel atau mengejeknya, tapi itulah rasa sayangku sesungguhnya. Dan aku yakin sekali dia pasti mengaggap aku sosok kakak yang lebih pantas disebut adik, karena aku cenderung lebih sering mengeluh jika meminta sesuatu kepada ayahku, berbeda denganya dia sangat suka menabung. Aku salut banget sama dia, bahkan dia pernah berkata kepadaku, dia ingin menjadi pemain sepak bola yang mempunya gaji terbesar di dunia dan nanti akan membelikan aku apapun yang aku minta, menjadi produsen kopi terbesar, pencipta game, detective, FBI profesi apapun tapi ujung- ujungnya menjadi orang yang sukses dan nanti akan membelikan aku apapun yang aku mau. Sedangkan aku, aku tak pernah berpikiran sampai kesana, sedangkan saat itu dia masih smp kelas 1 dan aku sudah hampir lulus SMA. Sebesar itu aku belum memiliki pikiran untuk memberikan sesuatu yang bisa membahagiakan adikku sendiri? Dan itu kembali merubahku, kini aku kuliah selain termotivasi oleh kerja keras Ayah dan Ibuku atau perjuangan nenekku untuk mendidik moralku, ada adikku yang memotivasi aku untuk selalu memegang prisipku yaitu“kuliah, kerja, sukses dan mengenyampingkan hubungan hati dan perasaan”


Aku berjanji kepada diriku sendiri, aku akan menyekolahakn adikku, membuka jalan terang untuk adikku. Mendukungnya untuk meraih cita – citanya, berdua kita akan menjadi putra dan putri ayah dan ibuku yang paling hebat yang pernah mereka miliki.
Yah aku berjanji, tak lepas setahun ini aku akan menyelesaikan kuliahku, menjadi pribadi yang mandiri dan berdiri sendiri mencari kerja, sukses dan nantinya itu menjadi jembatan untuk mereka adik – adikku.

Ya Allah… itu pintaku..
Jadikan jalanku mulus, terangi selalu agar aku tak jatuh di lubang yang gelap.
Aku ingin berjalan lurus dan menorehkan hasil yang mampu membuat mereka ternyenyum bangga..
Itu yang aku pinta Ya Allah..
AMIIIN…



Eka Yuliana 
Putri dari Sutikno dan Sumiati
Kakak dari Rahmat Abdul Hajiz


Tuesday, April 17, 2012

Apa urusanmu?


Apa urusanmu?

Akan menjadi apa aku apa urusan mereka? Mereka hanya berbicara dan berceloteh layaknya binantang yang tak mengerti realita, seperti sang peramal yang bisa membaca peristiwa..

Hei! Kalian bukan orang yang melahirkanku!
Hei!! Kalian bukan Tuhan yang telah menciptakan aku..
Apa itu yang terjadi pada aku, apa itu akan menjadi sebagian dari urusanmu?
Aku hidup dicipta Tuhan dalam perjalananku yang penuh liku ini, dan mengapa kau tak menapaki jalanmu sendiri? Kau mempunya rel tersendiri dan tak perlu merecoki urusanku..

Aku hanya manusia, tentu banyak kekurangan dan kesalahan…
Manusia yang sama rata seperti manusia lainnya, meski filosofiku berbeda..
Tapi sepantasnya aku masih bisa menikmati hidupku..
Aku mengatur hidupku dan tujuanku..

Entah itu menjadikan beberapa orang merasa aku manusia yang aneh..
Apa salah dan aneh jika aku menyampingkan urusan itu dan menikmati sementara kesendirian dalam hidupku? Berpasangan itu sudah kehendak dari sang kuasa yang telah menciptakanku dan memberikan aku kebebasan utuk menjalani takdirnya.. Seperti Adam yang telah dipertumakan kepada Hawa, dan itu Allah yang menentukannya..

Jadi apa itu masih  menjadi masalah bagimu? Rasa ingin tahumu mengusik kehidupan orang lain..
Aku punya keteguhan dan itu aku patok pada hatiku..
Apa perlu aku mencocorkannya dan meneriakkan padamu..

HEI!! Kau!! Bicara sampahmu itu menginjak hatiku..
Mulutmu itu diberi Allah untuk mengucapkan sesuatu yang tak pantas menyakiti manusia..
Kenapa kau gunakan dalam jalan setan?

Dan kau tahu, aku diam bukan berarti aku tak marah!!
Aku terlanjur tersandung dalam rasa sakit..
Bahkan aku sempat berpikir, adakah lagi orang sekejam ituselain kau??
Bercanda? Itu yang aku terima ditelingaku..

Tapi renungkan lagi apa pantas itu menjadi sebuah candaan jika sebuah hati menganggapnya menyedihkan?
Aku hidup berteduh di bawah naungan Tuhanku!
Aku tumbuh dibawah asuhan kedua orangtuaku..

Dan siapa kau?????
Jaga tutur bahasamu!
Aku diam masih memberi waktu dan kesempatan untukmu berubah..
Hati – hati untuk kesempatan yang beberapa kali aku beri..


Eka Yuliana a.k.a awateru chan

Sunday, April 15, 2012

Duniaku? Kemana aku berjalan menujunya?



Duniaku? Kemana aku berjalan menujunya?

Aku terkadang enggan menatap dunia, mencari tantangan di dalamnya..

Mengarungi perlahan dan mempelajari tajamnya rintang yang datang..

Tapi disanalah kelemahanku,
Aku masih menangis di ujung piluku.. menyesali batang usia yang terbuang percuma..

Bagai bunga aku tak lagi sesegar saat pertama mekar,
Tapi aku masih berharap aku sebagai bunga yang bisa memberi keindahan di semesta..

Aku manusia yang terjebak di kelabuan dunia..
Tak mampu membedakan merah dan putihnya warna
Semua serumpun dan nampak sama..

Aku manusia yang terjerat nafsu dan terbutakan kecongkakan..
Kadang aku lupa dimana aku berpijak kepada siapa aku menyembah..
Bersyukur atas nikmat dunia yang teranugrahkan..

Ya Allah dimana aku berada?
Kenapa sampai saat ini aku masih lemah terhadap dunia?
Tanah mana yang bisa aku kais? Tanah yang tak kotor, tanah yang bersih dan aman?

Aku tak berjuang untuk kekuatan cakarku..
Tapi untuk mereka yang berada dibelakangku..
Darah yang bersatu dengan peluh itu terbuang saat mereka menopangku..
Dan sampai sekarang aku masih memeras keringat mereka..

Kapan saatnya aku bisa menggantikannya?
Dimana kekuatan yang harus aku capai?

Ya Allah.. sampaikah pertanyaanku ini dan jawablah Tuhan..
Meski hanya dengan satu kata, ataupun satu kalimat..

Bagiamana aku memulai letak awal pencarianku?
Aku tak ingin menjadi domba tua yang dungu..
Aku ingin menjadi penerap cahaya di rimbaku..
Agar mereka mudah menyusuri dan menemukan safana..
Mencari air yang nanti bisa menyegarkan mereka.

Dengar aku Ya Allah...
Amiiieenn...



Eka Yuliana a.k.a Awateru chan

Friday, March 9, 2012

Pria Tercinta dalam sosok Ayah yang aku panggil Bapak



Ayah

Aku tak bisa mengatakan sesuatu untuk pria ini..
Dia yang menjadi panutanku dan menjadi seseorang yang aku banggakan..
Bahkan sampai kapanpun aku tak sanggup mencari dan mendapatkan sesuatu untuk membalasnya..
Meski kasih dan jasanya tak sesempurna kasih seorang wanita yang aku sebut ibu..
Tapi pria ini memaknai hidupku menjadi sempurna ..

Dialah sosok Ayahku..
Pria yang tak pernah terlihat lemah di mata anaknya..
Bahkan aku tak pernah melihatnya mengeluh
meski sering kali aku temukan dia pulang dengan rasa lelah yang teramat..
Pria yang selalu terlihat kuat dan memegang tanggung jawab untuk keluarganya..
Bagaimana bisa dia sekuat itu?
Ya Allah terima kasih selalu memberikan kekuatan dan kesehatan untuk mereka..

Dia menggenggam tanganku mengajariku cara menapaki bumi yang nantinya menjadi ruang tempat aku berkarya..
Dia menggenggam jari kecilku memberi tahuku tentang warna dunia yang akan menaungi hidupku kedepan nanti..
Ayah.. sampai sekarang aku masih menjadi sebuah biji yang bertumbuh..
Menjadi sebuah pohon kuat dan memberikan buah..
Kau pupuk aku bersama kasihmu yang meski aku tak pernah aku rasakan langsung..
Tapi aku bisa merasakan lewat ucapanmu yang walau sepintas mampu meneteskan air mataku..

Maaf ayah.. sampai kini..
Aku putrimu yang terlalu banyak menuntut, aku tertutup nafsu duniaku yang menginginkan kelebihan..
Tak pernah aku sadar dimana aku sedang berniang..
Kau mengajariku untuk menerima apa adanya menjalani hidup
Karena Allah tak menyukai hambanya yang berlebihan seperti yang ibu katakan..

Pernah terbesit di benakku jika Ayah membatasi keinginanku..
Tak pernah sadar aku betapa sulitnya Ayah menjadikanku sosok yang mandiri..
Tak mensyukuri betapa beruntungnya aku..
Aku putrimu yang marah jika Ayah menolak keinginanku..
Tak pernah aku sadari jika disana Ayah menangis karena tak bisa mengabulkan keinginanku..

Sebatas usiaku yang di ambang kelabilan, bahkan aku tak memberimu kebanggaan..
Menjadi gadis belia yang mengikuti arus pergaulan yang tak selayaknya seperti yang kau harapkan..
Aku masih seperti bocah ingusan yang merasa apa yang ayah punya adalah milikku juga..
Aku menjadi gadis belia labil yang sombong dan terus menekan dan menuntut ayah dengan kemauanku..
Ayahku sedang apa ayah sekarang?
aku tahu ayah pasti sedang diluar bersama rekan ayah untuk bekerja..
Aku tahu karena Ayah tak pernah merasa lelah meski malam menemanimu bekerja..
Aku tahu karena selama aku pulang ke rumah, ayah masih sama seperti dulu meski kini ayah tak semuda dahulu..
Maaf ayah aku masih menjadi putrimu yang terlalu menuntutmu..

Aku semakin terpisah jarak yang jauh dengan Ayah..
Terpisah lautan dan jarak yang tak sedekat dahulu..
Ayah aku merindukanmu..
Meski terakhir aku merasakan pelukanmu saat aku SD..
Kerap kali aku merasakan dari ibu,
Tapi tetap aku bisa merasakan kasih sayangmu yang jarang aku sadari..
Ayah apakah ayah masih merokok?
Ayah jaga kesehatan..
Putrimu semakin dewasa dan ingin nanti bisa membalas tenaga ayah yang terkuras..

Aku tak ingin lagi menekanmu dengan permintaanku..
Aku akan membuka pikiranku dengan permintaanku yang menekanmu..
Dan begitu berkeinginannya aku bisa mengabulkan keinginaku sendiri nanti..
Bahkan memberi penghargaan pada kalian..
Aku berharap pada Allah sebentar lagi aku akan menjadi yang kau harapkan..
Meski aku masih merasa aku berada di ambang harapanmu..
Menitikkan pelan jejak yang menjadi awal harapanmu..
Aku ingin menjadi putrimu yang terhebat..
Memberikan hadiah terbaik untuk kalian yaitu kebanggaan dan keberhasilanku..

Aku menulis ini untuk pria yang sangat aku cintai di muka bumi ini..
Untuk sosok Ayah.. atau yang sering aku panggil Bapak..

Aku cinta ayah..
Secepatnya aku akan menggapai mimpiku dan membuktikan pada ayah..
Ayah hebat memiliki putri seperti aku!
Ayah hebat telah mendidik dan membesarkan seorang putri seperti aku..
Utuk ayah atau bapak.. aku cinta padamu..

@my heart, Deep inside my heart

awateru chan a.k.a Eka Yuliana

Thursday, March 1, 2012

Lampung Bunderan Siger meghanai - Mulei Lampung

Tangan Mulei buat yang sering untuk tari sembah, andai bisa naik diatas kursi itu..


Keren kagak aku?? keren doong ^^


Jika kamu ke Lampung Tengah pasti harus kesini.. ^^


Tempatnya cukup seru untuk nongkrong..


Yang ini namanya siger, tapi yang untuk cowok, yang cewek ada di Lam-Sel


Keren kan? keren dong eka gitu hahaha ^^

Jika kamu ke Lampung Tengah, ketika bunderan menuju metro, punggur, dan Bandar jaya, Gunung Sugih.. Kamu pasti bisa melihat tempat ini..
Disana juga terdapat patung sebagai simbolik putra putri lampung yang sering disebut Menghanai - Mulei Lampung..
Tempatnya seru, indah.. kaya alun - laun gitu.. ada taman dan beberapa tempat duduk dan santai..
Letaknya juga mudah di jangkau karena bersebelahan dengan jalan Lintas Sumatra..

@Bunderan Lam- Teng, Lampung

Eka Yuliana a.k.a Eka Yuliana

Tuesday, January 17, 2012

Aku dan Elang

Tatapan mata Elang, garang! Ayamnya kaya model loh berdirinya.. bisa tegak banget..
Ini bukan di Bali, ini di Madura, beberapa meter dari Jembatan Suramadu :)


Setelah itu apa yang terjadi T^T
tanganku banyak cakaran.. berani banget neruh elang disitu tanpa pelapis kulit..
tak apa... pengalaman.. hahahahahaa...

@Warung pemberentihan, Madura

Eka Yuliana a.k.a Awateru han

di tanah Lot

Bali, sebuah daerah yang lebih dikenal mancanegara..
lucunya beberapa orang turis bertanya Indonesia itu mannya Bali??
HEI...HEI..HEI... Bali itu ya Indonesia.... pituk lek seng takon...
hahahaaa....
ini stadytour 6 hari ku di Surabaya dan Bali.. seru!!!


@Tanah LOT, Bali, Indonesia

Eka Yuliana a.k.a Awateru Yuliana

Wednesday, December 28, 2011

Aku dan sang IDOLA


Aku dan sang IDOLA..


Mengapa aku mengetikkan kalimat itu sebagai judul?
Yahh… aku dan sang Idola..
Aku tak pernah mengerti tentang sang idola, manusia yang diagungkan dan disebut sebagai idola. Apa peran mereka? Kenapa mereka begitu di gandrungi? Sedangkan mereka juga sama seperti aku? Mereka manusia biasa yang berjalan menggunakan tangan dan berbicara menggunakan mulut. Mungkin ada perbedaan diantara aku dan sang Idola ini..

Mereka kaya dan harta mereka bisa didapatkan oleh mereka dengan mudah.
Mereka jaya dan banyak yang mengenal mereka, bahkan hampir belahan dunia.
Aku heran megnapa saat mereka bernyanyi atau berada di suatu tempat pertunjukan mereka, ada kalanya penonton meneriaki mereka, ikut melakukan apa yang sang idola itu pertunjukkan bahkan ada beberapa dari mereka menangis saat sang idola ini melakukan kehebohan.
Apa peran mereka? Apa yang mereka berikan padaku sehingga aku harus ikut menggandrungi sang idola ini?

Aku sempat terjebak oleh jerat sang idola, saat aku mulai tergila – gila dengan mereka, saat aku merelakan waktuku terbuang percuma karena mengikuti kegiatan mereka, tour mereka, acara mereka. Apa yang sudah merasukiku saat itu? Bahkan aku menghabiskan banyak materi untuk mereka dan aku merasa sampai sekarang sang idola itu tak memberiku apa – apa..
Aku akui karya mereka, poin yang mereka berikan adalah dari karya mereka, saat mereka memberikan karya dan menarik hatiku untuk bisa menikmatinya. Hanya itu? Hanya itu kah? Aku sudah berkorban banyak, aku tak sesegar dulu? Aku banyak bergadang demi mereka, menghabiskan banyak uang untuk mereka, mengapa aku merasa rugi karena sang idola itu.
Cukup itu yang aku rasakan..?? tidak!! Tak bisa di jelaskan lebih rinci..

Perbedaan antara aku dan sang idola tak bisa diukur, aku terlalu jauh untuk mereka.. aku tak pernah berharap bisa bertemu dengan sang idola ini meski aku sudah membuang banyak apa yang aku miliku.
Bagiku mereka tanpa sang pemuja idola, mereka tak ada apa – apanya, bagaimana jika sang idola ini mengalami masa saat mereka hilang di hutan? Apa yang bisa mereka lakukan? Apa mereka menunjukan karya mereka  untuk hidup mereka? Sepertinya hutan akan mentertawainya.

Sampai sekarang aku masih bingung, ada perasaan dimana aku menyesal menjadi salah satu pemuja mereka, tapi saat aku berusaha mengurangi rasa itu, apa yang terjadi? Disekitarku mulai terkena virus itu. Mereka seperti aku, menjadi gila dengan sang idola ini. Menggandrungi mereka karena merekalah sang idola, aku ingin menjauh tapi semakin banyak karya mereka yang terputar dan mampu aku dengar dengan telingaku. Bahkan saat aku dahulu sebagai salah satu pemujanya menularkan virus itu kepada orang terdekatku untuk ikut menyukai apa yang aku suka, dan kini aku menyesal melakukannya..
Aku ingin menguranginya? Kenapa sang idola itu begitu tenar? Sedangkan konsep mereka selalu sama? Memberi karya dengan manisan lekuk badannya, dan makna karya yang sama, dan juga suara yang sama.

Mereka kepada sang idola, adakah kalanya mereka merasa bosan dengan sang idola seperti yang aku rasakan? Mereka terlalu mendunia sampai sejauh ini, dan aku semakin tak menyukainya, apa hebat dari sang idola tanpa sang pemuja? Tanpa sang pemuja mereka sama seperti aku. Bahkan aku lebih baik dari mereka. Oke aku akui sang idola  ini mungkin memiliki fisik yang indah, latar belakang yang beruntung, kesempatan yang tepat, tak seperti aku. Mungkin aku harus berawal dari 0, sebagai anak dari keluarga sederhana. Tetap saja aku dan sang idola aku lebih hebat dari sang idola ini. Sang idola yang aku maksud adalah sang idola yang pernah membawaku ke arus itu. Bagian yang salah untuk aku anggap sebagai seorang idola.

Wahai seorang Idola, sampai kapan kau akan semegah  ini? Aku sudah lama terjerat pesona sang idola ini bahkan aku melupakan dimana aku berpijak, pada siapa aku berlindung. Kau sang idola pun berbeda jauh dari apa yang aku sembah. Mengapa aku mengidolakan kalian? Sedangkan kalian saja sudah berbeda prinsip denganku.
Wahai kau seorang idola, kapan kau menghilang dari pandangan mediaku? Saat aku berada dimana sebuah tempat, tak lagi aku menemui apapun itu mengenai mu. Memang itu bukan menjadi urusanmu, aku meminta itu. Tapi ada saatnya aku pernah berharap sang idola itu bukan dari kawasan kalian. Aku ingin sesekali idola dari aku berpijak mendaki seperti kalian.
Andai ada shuffle, hei kau sang idola jadilah seperti apa mereka. Kau pasti tak ada apa – apanya. Tak selamanya kau akan berjalan baik sebagai seorang idola. Kau bukan dewa wahai sang idola. Itu tak kekal.
Jadi aku tak berhak dan tak pantas mengidolakan kalian lagi. Kalian tak pantas aku idolakan! Dan aku menyesal pernah hampir tergila – gila karena kalian. Itu membuatku berpaling sangat jauh dengan yang aku sembah. Kalian manusia, sama seperti aku.. hanya saja nasib kalian berbeda dengan aku..


Eka Yuliana a.k.a Awateru Chan

@Yogyakarta, kost flower 70

Wednesday, November 16, 2011

My Biodata


Halooo... blog ku, lama sudah gak nyoret dindingmu... kangen aku? pasti.. tanpa aku kamu pasti kesepian, ya kan?? hahaha...
aku datang!! datang dengan beberapa uneg - uneg, sesungguhny aku terbuka hanya padamu.. kenapa? aku orang yang jarang bicara mengenai sesuatu yang ada di hati.. seolah aku diam itu aku baik atau tak ada apa - apa padaku.. kau juga kan? apa kau tahu aku? dasar blog gak pengertian! hahaha.... i'm not blaming you :p
Oke, pertama aku harus ngapain? aku cuma mau kenalan kan sama kamu blog ku? kau hanya kenal aku atas nama eka atau awateru chan bukan? jadi aku mau jelasin semua tentang aku!! all of about me! tak ada yang bakal aku sembunyikan.. hehehe.. lebaaii

berawal dari apa?

Nama : Eka Yuliana
- Tau apa artinya?? 
Eka itu artinya adalah satu atau pertama, Yuli bisa berarti bulan July, dan ana itu artinya adalah aku pada bahasa arab.. jadi arti dari namaku jika di satukan adalah Aku anak pertama yang lahir di bulan July.. seperti itu.. ehehehe...

Tempat tanggal lahir : Bandar jaya, 09 Juli 1991 <09071991>
- Bandar Jaya adalah sebuah kota kecil di kabupaten Lampung Tengah, sebuah kota dimana itu adalah tempat seorang eka lahir.. hemm.. meski aku ada dua rumah, yaitu dia Belalau, Lampung - Barat..
Sebelum menikah ibuku tinggal di bandar jaya, tapi setelah menikah dan aku lahir, saat aku berumur 2 tahun suaminya *ayahku* membawa ibuku ke Lampung barat, dimana pada saat itu di tahun 1993 merupakan daerah yang hanya di kelilingi hutan.. WOW!!
Bertambahnya umur akhirnya aku yang sudah berumur 5 tahun ini harus sekolah, ya benar sekali sekolah itu penting.. maka dari itu pekerjaan ayahku yang di haruskan tetap di Lampung Barat sedangkan di tahun 1996 Lampung barat belum ada sekolah taman kanak - kanak membuatku harus kembali ke Bandar Jaya, dan sedihnya itu adalah pertama kalinya aku harus jauh dari kedua orang tuaku.. karena jujur Bandar Jaya - Lambar itu jaraknya 5 jam perjalanan.. dan sampai sekarang pun kedua orang tuaku masih menetap di Lampung Barat, dan aku yang dari TK - SMA tinggal bersama nenekku yang akhirnya aku di Yogyakarta meneruskan pendidikan S1 ku.. 

Keluarga : Aku anak pertama dari kedua bersaudara, adikku satu laki - laki yang sekarang berumur 15 tahun 1 SMA, Rahmat Abdul Hajiz.
gak mau buat dia GR, dia itu adikku yang sangat aku sayang, meski mungkin baginya aku seorang kakak yang cuek.. pernah suatu saat aku berlibur di tempat omku.. disana aku membawa adik sepupuku dari Bandar Jaya.. karena aku lebih lama bahkan aku juga ikut merawat adik sepupuku itu dari bayi jadi perhatianku sangat dekat ke adik sepupuku.. secara diam2 adikku sendiri iri sama Billy.. lucu yah.. saat itu Billy minta diambilin makan, pokoknya aku ngelayanin apa aja mau adekku yang namanya Billy ini.. eh tau2 adikku sendiri si mamat *panggilannya* "Mbak aku juga ambilin makan dong.. pleesee..." pintanya.. dengan enteng aku tolak permintaan dia.. Eh tau2 ngambek kebelakang ngambil makan sama ngomel..
"anak orang di sayang kaya gitu, adek sendiri gak diperduliin..."
Aku bukannya tersentuh malah ketawa geli sendiri... hahahaha...

Warna favorit : Merah, Putih, Hitam.. tiga warna yang sangat amat aku suka.. dulu pas SD aku suka warna ungu gara2 aku suka sama band ungu.. terus pas SMP aku suka sama warna biru, tapi karena pas itu warna yang aku sukai disukai sama seseorang yang nyebelin orang cina sebut aja dia X, yang pernah aku di sidang 2 jam gara2 mukul dia terus dorong dia nyampek nabrak pintu kelas,, padahal kan aku gak salah.. *polos*
hahaha... karena itu aku ak suka lagi sama warna biru.. SMP adalah puncak kenakalanku, banget malah, bandelnya gak ketulungan, kaya mana gak tante saya tekanan batin ngerawat aku.. aku akui banget inget dulu pasti nakalnya na udzzubillah..
makanya mbahku didik aku keras, biar gak kejerumus kaya apa yang ada di tv *mbahku kebanyaan nonton sinetron* padahal sebandel2nya aku akademikku bagus looh... aku lulus dengan semua rata2 yang membanggakan.. emang aku suka keluyuran, suka maen, tapi itu kan untuk kesenangan otakku aku juga buktikan aku gak kaya yang dipikirin mereka.. sampai sekarang aku masih mau buktikan... terima kasih banget sama mbahku yang dah pintar mengontrol sikapku pas SD - SMP 

Makanan kesukaan..
- masakan ibuku, pokoknya apapun yang dimasak ibuku itu adalah masakan terenak dalam hidupku, apa aja deh... semuanya!!!
- masakan tante sri ku yang hebat.. dia tante yang aku paling sayang.. 8geer dia lau tahu*
- asalkan jangan sayuran pahit eg : pare, bunga pepaya, daun pepaya apa aja yang pahit! saya OGAH!!

Buah kesukaan
Semuanaaaannnyyaaaa!!!!! terutama Pisang, suka baanget aku sama pisang.. lau dihadepin sama pisang aku bisa habis sesisir dalam hitungan jam.. wakaka..
tapi aku paling gak suka sama Melon, cempedak.. uuggh!!!! jauhkan aku dari buah itu!!

Hal yang sangat disukai
Aku mungkin tipe orang yang unik.. mungkin, karena..
aku sangat suka melihat hujan yang turun, hujan yang menetes dari langit ke bumi, suara hujan yang menetes.. mengalun dan menimbulkan bunyi pada semua benda yang dijatuhinya.. itu keindahan yang luar biasa..
aku menyukai sesuuatu yang lucu, jika ada sesuatu yang membuatku penasaran dan kagum dalam pandangan pertama aku pasti akan telusuri dan cari tahu itu.. sampai bener2 aku dapat dan rasa penasaranku habis, apapun kadang objeknya gak jelas.. bisa manusia, hewan, benda, atau apapun itu..

Hal yang gak aku suka..
Au gak suka terlalu di perhatikan.. aneh kan? kenapa? menurutku jika ada orang yang perhatian sama aku, aku justru segan dengan orang itu.. aku justru gak suka sama orang itu.. meski aku orangnya cuek, banget malah.. tapi aku terkadang memperhatikan sekitarku, jadi gak selamanya aku cuek.. kehebatanku adalah aku pandai menyembunyikan semua keadaan hatiku.. tanya teman - temanku, apa mereka bisa membandingkan aku senang dan dalam masalah? terlihat sama dari beberapa survei.. sakingnya mereka selalu bilang eka orangnya ceria dan selalu tertawa.. bukan ketawa gak ada sebab loh.. tapi, itulah warna dunia, jika terpuruk dan terbawa suasana hati saat sedih, tentu gak baik juga untuk warna dunia.. keindahan akan hilang setelah melihat mimik sedih..

Eka, gambaran tentang eka..
Jika dilihat dari luar, eka itu seprti cewek jantan yang kuat.. ada yang bilang eka itu tomboy..
tidak.. gak bener, aku akui aku cakep dan tampan jika di dandani jadi lelaki.. *temenku pernah nyoba* aku ini luarnya aja yang terlihat kuat, tapi aku lembut, aku mudah tersentuh, aku gak tegaan.. sama hewan kecil bahkan berbahaya aja aku gak berani bunuh.. aku paling gak bisa membunuh hewan seberapa bencinya hewan itu, aku lebih memilih mengusurnya jika bahaya.. jika kalian yang membaca ini menganggapku cewek tomboy, aku jujur gak terima.. aku hanya berbeda dengan cewek pada umumnya, mereka yang suka bersolek, mereka yang memiliki ciri khas topengnya, atau cewek sekarang yang semakin parah, mengumbar apa yang menjadi miliknya.. ada temenku yang bilang "Eka kaya mana ya jika memakai rok mini terus pakai high hill? eka bagaimana ya jika begini, jika eka begitu..." aku bukan cewek yang suka umbar aurat! jujur aku malah sakit hati jika ada temenku yang bilang kaya gitu, bukan teman malah bagiku... memang aku gak pilih2 teman, aku termasuk supel looh... hehhe.. ada satu sahabat dekatkku inisial F dia bilang kaya gini.. "Temenmu itu mendunia banget ya ka.. kemana2 lau jalan sma kamu pasti ada aja yang kamu kenal."
ada saatnya untuk penampilan aku akan berubah, cuma asal aku nyaman sama diriku dan gak mengganggu kalian apa urusan kalian? aku juga punya hak asasi kan?? heemm..
Meski luarnya kuat aku lemah looh..
Aku gak bisa kena air hujan karena akan langsung sakit, aku gak bisa minum es.. karena pasti langsung pilek..
kena kipas angin aja nafaskku jadi gak enak, beda banget sma kena AC. malah betah aku kena AC.. aku gak bisa nagkat berat, kayaknya ada yang salah sama tanganku semenjak kecelakaan motor SMA kelas 2.. tangan dan jariku gak bekerja normal.. bayangin.. aku gak bisa buka tutup botol, aku gak bisa menggenggam benda secara erat, terutama tangan kananku.. pokoknya tangan kananku adalah tangan kanan yang bekerja sedikit buruk..
Jangan tertawakan aku,, gini - gini aku paling juiijiiikkkkkkk sama cacing!! yaa.. cacing... hiiee.. mendengarnya aja aku merinding.. bangett...
dulu aku pernah takut sama gelap, gak dulu siihh... sekrang juga masih, alasanku bukan apa - apa... bukan aku takut sama sesuatu yang ada di dalam gelap.. tapi karena aku gak bisa melihat jelas saat gelap..
dulu aku juga takut sama ledeng.. bukan karena cupu.. itu karena aku gak bisa berenang.. wahahaha..

Aku pernah sakit parah saat SMA, aku pernah sakit tipes yang menyebabkan berat badanku turun 8 Kg, saat itu aku kurrruuuussss banget... 2 bulanan aku gak pernah makan makanan pedas, pertama setelah sakit, aku makan makanan pedas lidahku terasa kebakar... dari itu aku gak suka sama pedes..
aku gak bisa makan saos.. payah banget, jadi lau makan mie ayam atau apapun... pesti tanpa saos.. temenku pernah bilang pas ngeliat mangkuk mie ayamku.. "seperti biasa, disuruh bayar berapapun aku gak mau makan mie ayam di mangkuk eka.. gak menarik banget.. pucet..." hahah.. itu karena me ayamku tanpa saos dan kecap... hahaha...

Aku ini mirip banget loh sama ayahku... sifatnya dan sedikit pribadinya.. beberapa bakat ayahku juga terturun di aku, keculai bakat memasaknya.. justru malah adik cowokku yang dapet keahlian memasak..
aku bisa menjadi seorang teknisi, pernah rumah mbahku listriknya konslet, karena gak ada Omku, aku yang pada saat itu masih  3 SMP, mencoba mengotak - atik sedikit.. alhasil.. nyala.. sumpah gak bohong aku..
"Mak siapa yang benerin listrik??" tanya omku ke mbahku..
"eka, tadi dia yang ngutik2 sekringnya.." jawab mbahku.. omku heran.. "mbak umi itu mau anak laki - laki malah jadinya eka.." ejek omku..

Bakatku banyak tapi gak ada satupun yang mahir..
SD Aku ahli di bidang lari dan marathon, SMP aku pandai bermain batminton, SMA aku atlit basket tem SMANSA gibes.. dari itu semua aku hanya jago.. gak mahir... sekolahku.. olahraga lah aku juara.. tapi aku sangat lemah di renang dan bola voli.. heheeh

Eka itu sangat suka sama tidur, waaaw... jika ditanya apa hobbyku.. aku akan jawab..
Maen game, browsing, dan tidur.. wahahaa... tapi aku sangat ahli dalam bidang bergadang.. aku mentok bisa melek nyampek jam 4 pagi.. tapi jika dah tidur, jam 12.00 perkiraan aku dah bangun.. durasi adzan shubuh ampai adzhan dzuhur.. hahha...

Apapun itu.. jika ada orang yang pertama mengenalku pasti bilang eka orang yang diam,, memang,. aku itu kaya kentongan,, jika gak di ketok gak bunyi... kecuali sama orang yang dah kenal.. pasti mereka pada bilang.. orang aneh, comel, banyak omong, pecicilan.. *ngenes dengernya* pernah ada yang manggil kuman, virus, kutu, belatung nangka.. paraaahh....
Aku gak gampang marah.. tapi jangan sesekali memuncakkan amarahkku.. aku bisa murka besar.. hati2..
jaga perasaan orang jika ingin orang menjaga perasaanmu..

Intinyaa..
Aku akan sayang sama teman... sayangku lebih dari sayangku ke orang yang kuanggap pacar..
itu khusus teman dekatku...
teman biasa mah.. lau mereka perduli aku baru perduli.. mereka gak perduli apa perduliku..
hahahaa,,,
Aku gak suka ikut campur sama masalah, misalnya ada teman yang bermasalah... aku gak akan ikut andil, kecuali jika dia datang dan menceritakan masalahnya.. aku akan membuka hati untuk membantu..
makanya jika aku bermasalah... jangan pernah sok baik, sok care.. dan ikut masalahku.. bagiku malah aku ngerasa runyam jika ada orang lain yang nyampuri.. kecuali jika aku bener2 butuh orang.. baru aku mau bicara..
saat pacaran pun juga... jangan menuntutku untuk terbuka.. mentang2 pacar gitu aku harus buka2an?? gak harus kaya gitu kali.. jadi aku orang yang gak suka terlalu diiket, jika ada orang yang berpacaran denganku dan dia aku angap terlalu posesif.. aku pasti langsung enggan dan mungkin beberapa saat kemudian udahan..
beberapa temanku menganggap aku cewek jahat.. tapi itulah aku... daripada aku bener2 yang menjahati mereka duluan, diajak bicara sulit... jangan slahkaan aku... :D

Pada tanggal ini aku masih senang dengan hidupku, tak terikat.. tapi suatu saat nanti aku butuh pria juga lah, untuk mendampingiku...
tapi nanti, aku butuh waktu untuk menjadi seorang Eka yang dewasa...
cukup sekian lah..
capek juga on-write.. hehehe...

Slam sayang blogku.. hanya kau teman dunia mayaku yang sangat berarti,.. 
*cium blogku*